Pengobatan Nonmedis Polisi ini Laris Manis, Stroke Disembuhkan dengan Terapi Lintah

Pengobatan Nonmedis Polisi ini Laris Manis, Stroke Disembuhkan dengan Terapi Lintah

Aipda Wendi Irawan menggunakan lintah sebaagi terapi penyembuhan stroke. foto: fadli sumeks.co--

PALEMBANG, SUMEKS.CO - Menggunakan lintah sebagai metode terapi bagi kesehatan, ternyata telah cukup lama dikenal dan digunakan terutama oleh masyarakat Indonesia dalam menyembuhkan suatu penyakit.

Tidak terkecuali yang dilakukan Aipda Wendi Irawan bersama anggota Tim Patroli Roda Dua Samapta Presisi Polrestabes Palembang, saat melakukan terapi lintah dalam mengobati pasien, Jumat 10 Maret 2023.

"Terapi lintah merupakan metode pengobatan unik, yang memiliki senyawa aktif biologis dalam air liur yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit," kata Aipda Wendi dibincangi disela-sala terapi lintah di Anjungan Rumah Adat Dekranasda Jakabaring Palembang.

Sebelum melakukan pengobatan dengan metode terapi lintah, lanjutnya, masyarakat atau pasien yang ingin berobat dilakukan pengecekan tekanan darah terlebih dahulu yang telah disediakan oleh tim.

BACA JUGA:Masih Dirawat, Lukas Enembe Disarankan Jalani Fisioterapi

Untuk terapi lintah sendiri, kata pria yang akrab disapa Wendi ini banyak manfaat kesehatan yang didapatkan. Diantaranya mencegah kolesterol, diabetes, stroke, membuang zat racun dalam tubuh, mengurangi pembengkakan jaringan kulit hingga membunuh sel kanker.

"Namun perlu diingat, terapi lintah ini tidak dianjurkan untuk sering dilakukan. Karena lintah mengandung zat pengencer darah, jadi terapi lintah ini hanya boleh dilakukan minimal tiap satu bulan sekali," terang Aipda Wendi Irawan.

Dituturkannya, selain menggunakan metode terapi lintah, dia bersama tim disela kesibukan berpatroli rutin menjaga Kamtibmas, juga melakukan pengobatan dengan berbagai metode yang bersifat non medis, seperti terapi aliran listrik, terapi berendam air garam serta pengobatan herbal terhadap pasien.

Lebih lanjut dikatakan Wendi, semua metode pengobatan itu tanpa dipungut biaya sepeserpun alias gratis, semata-mata untuk membantu masyarakat khususnya di wilayah hukum Polrestabes Palembang.

BACA JUGA:Satpol PP Gerebek Spa Plus-plus, Temukan Terapis tak Pakai Bra

"Sejalan dengan prinsip Kepolisian yakni sebagai pengayom, pelindung masyarakat selain mencegah penyakit masyarakat juga menyembuhkan masyarakat yang sakit," kata pria yang mengaku bukan lulusan Fakultas Kedokteran ini kepada SUMEKS.CO.

Menurutnya, apa yang dia lakukan ini bersama tim ternyata mendapat respons positif, tidak hanya dari kesatuan Korps Bhayangkara namun juga masyarakat di wilayah hukum Palembang.

Lebih lanjut dikatakannya, apabila masyarakat yang ingin diobati, bisa langsung menghubungi nomor bantuan polisi yang sudah banyak terpasang di beberapa titik di Kota Palembang, dan siap melayani bahkan sambang langsung pasien yang sakit.

Salah satu pasien yang dahulunya mengidap penyakit stroke bernama Chandra (46) warga Banyuasin, mengatakan sejak diterapi lintah oleh Aipda Wendi Irawan dan rekan, stroke yang dialaminya selama beberapa bulan terakhir berangsur menghilang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: