Waspada Pertalite Bercampur Air, Terjadi di Karawang Jawa Barat, Pertamina Minta Maaf

Waspada Pertalite Bercampur Air, Terjadi di Karawang Jawa Barat, Pertamina Minta Maaf

Postingan @karawang_kekininan soal dugaan pertalite bercampur air di SPBU Rengasdengklok, Karawang.-Foto: Instagram @karawang_kekinian/sumeks.co-

KARAWANG, SUMEKS.CO - Sebuah video menunjukkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite bercampur air viral di media sosial. Video heboh ini diupload akun @karawang_kekinian di Instagram. 

Video tersebut menceritakan keluhan sejumlah pengendara motor yang heran karena kendaraan mereka rusak setelah mengisi BBM di SPBU tersebut.

"warna bensinnya tidak normal, karena warnanya berbeda dengan Pertalite pada umumnya," cetus seseorang dalam video tersebut.

Dalam video tersebut sejumlah warga melabrak SPBU Pertamina Rengasdengklok, Karawang, Jawa Barat. Si perekam video memperlihatkan cairan di dalam botol air mineral berwarna coklat. Padahal, warna Pertalite seharusnya hijau.

"Kemarin isi full 35 liter di SPBU itu. Sorenya mobil langsung rusak. Sekarang masih di bengkel. Tangki harus dikuras, beberapa part harus diganti dan tune up. Asli rugi 2x min," komentar @irwanbop dalam postingan aslinya berbahasa sunda di postingan @karawang_kekininan.  

Menyikapi hal tersebut, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Regional Jawa Barat Patra Niaga, Eko Kristiawan mengakui kebenaran kejadian tersebut.

BACA JUGA:Ini Perhitungan Pensiun PNS Rp 1 Miliar Masuk Akal, Baca Sampai Habis, Bahkan Paling Kecil Rp 800 Juta

BACA JUGA:Tol Palembang-Prabumulih Bakal Segera Beroperasi, Ditarget Peresmian Maret 2023

Dijelaskan, peristiwa itu terjadi di SPBU 34.413.06 di Desa Amansari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang Jawa Barat, Selasa 3 Januari 2023 pukul 12.32 WIB. Bahan bakar jenis Pertalite tersebut diduga bercampur dengan air.

Eko menceritakan, kejadian ini bermula saat seorang pengendara motor datang ke SPBU mengeluh karena mesin motornya tidak bisa dihidupkan setelah mengisi Pertalite.

“Konsumen menguji kondisi motornya dengan mengambil sampel BBM yang masuk ke tangki motor dan tercampur dengan air," kata Eko dalam keterangan tertulisnya.

“Kondisi ini dikonfirmasi oleh seorang mekanik yang sengaja didatangkan pihak SPBU untuk melakukan pengecekan,” tambahnya.

BACA JUGA:BBM Pertamina Resmi Turun, Ini Daftar Terbaru Harga BBM di Seluruh SPBU per 5 Januari 2022

Eko menerangkan, pihak SPBU langsung melakukan pengecekan tangki penimbunan BBM yang diduga terkena rembesan air hujan dan kondisi saat ini sudah steril. Saat ini, tangki penampung BBM sudah diperiksa ulang dan sisa airnya telah dikuras.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: