Pantau Pilkades di Rawas Ilir, Anggota DPRD Muratara Nyaris Ditembak OTK

Pantau Pilkades di Rawas Ilir, Anggota DPRD Muratara Nyaris Ditembak OTK

Anggota DPRD Muratara Firsyah Lakoni ngaku dapat ancaman penembakan saat memantau Pilkades di Rawas Ilir.--

MURATARA, SUMEKS.CO - Anggota DPRD Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Provinsi Sumatera Selatan, Firsyah H Lakoni mendatangi Mapolres Muratara.

Kedatangan Firsyah ke Polres Muratara untuk melaporkan perisitiwa dugaan percobaan pembunuhan oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) pada Rabu 21 September 2021.

Laporan tersebut tertuang dalam Nomor lapor : STPL/B-34/IX/2022/SPK.

“Benar saya telah melaporkan peristiwa tersebut. Supaya pelaku bisa segera ditangkap,” kata Politisi Nasdem Kabupaten Musi Rawas ini, Kamis 22 September 2022.

BACA JUGA:Bandit Pecah Kaca Kembali Beraksi di Komplek Pemda Lama Ogan Ilir

Firsyah menuturkan, peristiwa pengancaman penembakan yang menimpa dirinya terjadi di seputaran jembatan Desa Air Bening, Kecamatan Rawas Ilir, Selasa malam 20 September 2022 sekira pukul 23.00 WIB.

Kejadian itu bermula, saat Firsyah sedang berbincang dengan pemuda desa, pada saat bersamaan terlihat sebuah mobil terparkir di pinggir jalan. Kemudian tak lama mobil itupun pergi.

Setelah mengobrol dengan pemuda desa Firsyah berencana berkeliling desa. “Saya memantau dan melihat kondisi Pilkades di wilayah Rawas Ilir,” jelasnya.

Setiba di dekat jembatan tersebut, terlihat sebuah mobil terparkir di sisi kanan jalan, kuat dugaan mobil tersebut merupakan mobil sebelumnya pada waktu berbincang dengan pemuda desa.

BACA JUGA:Gudang BBM Solar di Keramasan Kertapati Terbakar, Begini Penjelasan Polisi

Bermaksud menyapa dan membuka jendela mobil, terlihat salah satu orang yang duduk di sebelah kiri dalam mobil menodongkan senjata yang dipegang dengan dua tangan serta melakukan tembakan.

“Alhamdulillah, sebanyak Empat kali dia menembak berkat lindungan Allah SWT,  tidak ada yang meletus.  Saya tanya, siapa yang mau kalian tembak, mereka pun langsung kabur,” ungkapnya

Laporan resmi disampaikan ke Polres Muratara, dan berharap segera ditindak lanjuti dan menangkap para pelaku.

“Saya merasa keselamatan saya terancam. Coba bayangkan apa yang terjadi bila senjata itu meletus,” ungkap mantan Ketua DPD Nasdem Muratara ini.

Sumber: