Ditlantas Mencatat 25 Ribu Pelanggaran Lalu Lintas di Sumsel, Ini Kata Irjen Toni

Ditlantas Mencatat 25 Ribu Pelanggaran Lalu Lintas di Sumsel, Ini Kata Irjen Toni

Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto melakukan pemotongan tumpeng pada HUT Lalu Lintas yang digelar di gedung Presisi Polda Sumsel Kamis siang. Foto : dokumen/sumeks.co --

PALEMBANG, SUMEKS.CO - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumsel diminta untuk memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat dalam hal budaya tertib berlalu lintas. 

Hal tersebut diungkapkan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Drs Toni Harmanto MH dalam kegiatan HUT Lalu Lintas ke-67 di lantai tujuh gedung Presisi Mapolda Sumsel, Kamis 22 September 2022. 

Kapolda Toni menjelaskan, bahwa dengan membudayakan tertib berlalu lintas akan menekan angka pelanggaran hingga angka kecelakaan yang ada di Sumsel. 

"Kita mencatat ada sekitar 25.000 pelanggaran yang dilakukan masyarakat dalam berlalu lintas," katanya. 

BACA JUGA:Titik ETLE Seberang Ulu Terbanyak Dilanggar, Didominasi Tidak Pakai Helm

Hal ini berdasarkan data yang terekam Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) yang tersebar di Sumsel. 

"Ini merupakan inovasi dalam masalah lalu lintas, dimana Polda Sumsel merupakan Polda terbanyak dalam hal pemasangan ETLE secara nasional maupun Sumatera," bebernya. 

Akan ada 65 titik ETLE yang tersebar di Sumsel untuk mencatat jumlah pelanggaran, dengan harapan masyarakat dapat tergerak dan bisa membudayakan tertib berlalu lantas. 

"Saya ucapkan terima kasih kepada Ditlantas dan jajarannya, atas kerja keras dan mendapatkan hasil yang signifikan dari sebaran ETLE yang ada di Sumsel," tuturnya. 

BACA JUGA:Kamera ETLE Rekam 1.600 Pelanggar, Jam Sibuk Capai 1.800 Kasus

Oleh karena itu ia meminta terus melakukan inovasi sehingga akan menekan permasalahan berlalu lintas di Sumsel. 

"Terus melakukan evaluasi, untuk mendapatkan hasil yang luar biasa dengan menekan angka kecelakaan hingga pelanggaran lalu lintas," jelas Irjen Pol Toni. 

Ia juga berpesan kepada seluruh personel, khususnya anggota Ditlantas Polda Sumsel dan jajaran menjadi polisi petarung yang mampu memberikan warna dan dicintai warga masyarakat. 

Sumber: