Program Sekolah Penggerak, Bantu Sekolah Swasta Berkembang

Program Sekolah Penggerak, Bantu Sekolah Swasta Berkembang

--

SUMEKS.CO, BANJARMASIN - Program Sekolah Penggerak sebagai katalis untuk mewujudkan pendidikan Indonesia diawali dengan SDM kepala sekolah dan guru yang fokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik, sehingga terwujud profil Pelajar Pancasila.

Ada lima intervensi Program Sekolah Penggerak yaitu kerja sama Kemendikbudristek dengan pemerintah daerah untuk memberikan pendampingan implementasi Sekolah Penggerak, penguatan SDM sekolah melalui pelatihan dan pendampingan intensif dengan pelatih yang disediakan Kemendikbudristek, pembelajaran dengan paradigma baru menyesuaian dengan kebutuhan dan pengembangan siswa, dan perencanaan berbasis data hasil refleksi diri satuan pendidikan. 

Pada tahun 2021, Kemendikbudristek telah merealisasikan 2.500 Sekolah Penggerak di 34 provinsi dan 250 kabupaten/kota. Kali ini kita akan melihat praktek baik dikota Banjarmasin tepatnya di SMA Islam Terpadu Ukhuwah.

BACA JUGA:Ada Tamu Mengaku Petugas PLN Masuk ke Rumah dan Terjadilah

Kepala sekolah SMA Islam Terpadu Ukhuwah, Khairul Hadi, S.pd mengatakan dengan mengusung visi berakhlak berprestasi mandiri dan berwawasan lingkungan. 

Visi inilah yang melandasi seluruh program-program pendidikan yang akan dilaksanakan di SMA ini dan sejalan dengan program sekolah penggerak.

Bagi Khairul, sekolah penggerak memberikan paradigma baru dalam pembelajaran ini jadi sebuah peluang untuk sekolah swasta menjadi berkembang dan mampu ciptakan murid-murid yang siap terjun kemasyarakat.

Jadi siswa kami selama sekolah di sini dan nanti selesai, itu lulus tidak hanya dapat ijasah, tapi juga membawa karakter berakhlak, berprestasi, mandiri dan berwawasan luas.

Lebih lanjut, bahwa kami yakin akan murid-murid yang bersekolah disini sesuai dengan profil pelajar pancasila.

BACA JUGA:Pemkot Prabumulih Siapkan 3 Bus Penjemputan Jemaah Haji

Sebagai catatan tahun ini kami ada 33 orang guru mata pelajaran, 15 orang tenaga kependidikan total sekitar 56 orang  di sma islam ukhuwah. Sedangkan  siswa kita adalah 412.

Melalui sekolah penggerak,kami memfasilitasi bagaimana mulai melakukan perubahan melalui lokarya, pelatihan, bimtek dan sambil mengevaluasi kinerja guru hampir setiap bulan. Jadi tiga kegiatan itu yang rutin kami ikuti selama satu tahun pertama sebagai sekolah penggerak.

Khairul sangat bersyukur dengan program tersebut sangat terbantu dengan pola seperti ini, dengan pendampingan rutin.

Terakhir, sekolah penggerak ini betul siapa yang siap baik itu sekolah pinggiran, mau sekolah di tengah kota, mau sekolah yang fasilitas lengkap maupun yang tidak, kalau kepala sekolahnya hasil seleksi, pasti berkomitmen memajukan sekolah dia akan terpilih menjadi sekolah penggerak,"tutup Khairul. (Dod)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: