Sempat Membaik, Kini Udara Palembang Berbahaya Lagi! Cek Data Lengkapnya
Pagi ini 21 Oktober 2026 Kualitas Udara Palembang Kembali Berbahaya, PM2.5 Talang Betutu 705,7 dan Musi 2 679,8. Foto : sumeks.co--
SUMEKS.CO -PALEMBANG, Kualitas udara di Kota Palembang kembali berada pada kategori Berbahaya pada Rabu pagi, 21 Oktober 2026, dampak dari karhutla di sejumlah daerah.
Data pemantauan konsentrasi partikulat PM2.5 dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pukul 05.00 WIB, dikutip sumeks.co menunjukkan dua titik pemantauan di Palembang mencatat angka yang sangat tinggi.
Di Talang Betutu, konsentrasi PM2.5 mencapai 705,7 mikrogram per meter kubik (µg/m³).
Sementara itu, di Musi 2 Palembang tercatat 679,8 µg/m³. Kedua lokasi tersebut sama-sama masuk kategori Berbahaya.
Kondisi ini menjadi perhatian, karena kualitas udara Palembang sebelumnya sempat mengalami perbaikan kategori, dari Berbahaya menjadi Sangat Tidak Sehat.
Namun, data terbaru pada Rabu pagi menunjukkan kualitas udara di kedua titik pemantauan itu kembali berada pada level Berbahaya.
Berdasarkan data BMKG, tingginya konsentrasi PM2.5 bukan hanya terjadi di Palembang. Sejumlah wilayah lain di Indonesia juga mencatat kualitas udara pada kategori Berbahaya, Sangat Tidak Sehat, hingga Tidak Sehat.
Talang Betutu Lebih Tinggi daripada Musi 2
Data pemantauan BMKG pukul 05.00 WIB menunjukkan konsentrasi PM2.5 di Talang Betutu lebih tinggi dibandingkan Musi 2 Palembang.
Terlihat banyak para pedagang yang pergi dan pulang dari pasar di pagi hari menggunakan masker.

Penampakan kabut yang sempat menipis di Jalan R Sukamto Palembang -- foto: sumeks.co
BACA JUGA:Cegah Dampak Buruk Kualitas Udara, Pemkot Palembang Bagikan 15.000 Masker ke Pengendara
BACA JUGA:Kualitas Udara Musi 2 Tembus 903,6 µg/m³ Status Berbahaya, BMKG Imbau Kewaspadaan Tinggi di Sumatra
Berikut rinciannya:
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:











