SUV PHEV vs Mobil Konvensional: Lebih Irit BBM, tapi Ada Kekurangan yang Wajib Dipahami
SUV PHEV vs Mobil Konvensional: Lebih Irit BBM, tapi Ada Kekurangan yang Wajib Dipahami--Doc Sumeks.co
SUMEKS.CO,- SUV Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) semakin menarik perhatian konsumen otomotif karena menawarkan kombinasi tenaga listrik dan mesin bensin dalam satu kendaraan.
Teknologi ini menjadi pilihan menarik bagi pengendara yang ingin menikmati efisiensi mobil listrik, tetapi tetap membutuhkan fleksibilitas mesin konvensional untuk perjalanan jauh.
Dibandingkan SUV bermesin bensin konvensional, PHEV memiliki sejumlah kelebihan sekaligus kekurangan yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli.
Seperti dirangkum dari berbagai sumber Selasa 1 September 2026, salah satu keunggulan utama SUV PHEV adalah potensi penghematan BBM.
BACA JUGA:Bedah Jeroan SUV PHEV Tiongkok vs Eropa: Bisa Ngecas di Rumah, Siap Libas Segala Medan
BACA JUGA:Ini Kelebihan Mobil Jenis HEV dan Perbedaan dengan PHEV dan BEV, yang Harus Diketahui
Baterai berkapasitas lebih besar, memungkinkan kendaraan digunakan dalam mode listrik untuk perjalanan harian.
Jika baterai rutin dicas di rumah, penggunaan mesin bensin dapat dikurangi secara signifikan.
Kemampuan mengisi baterai di rumah juga menjadi nilai tambah. Pemilik dapat memanfaatkan wallbox atau sumber listrik rumah ketika kendaraan terparkir.

Keunggulan Mobil Hybrid Electric Vehicle (HEV) yang semakin diminati di Indonesia, dibandingkan BEV dan PHEV. --sumeks.co
Dengan demikian, mobil sudah dalam kondisi siap digunakan tanpa harus selalu mampir ke SPBU.
Dari sisi performa, motor listrik memberikan torsi instan sehingga respons akselerasi terasa cepat.
Ketika motor listrik bekerja bersama mesin bensin, SUV PHEV juga dapat menghasilkan tenaga besar tanpa harus menggunakan mesin berkapasitas sangat besar.
Keunggulan lainnya adalah fleksibilitas perjalanan. Ketika baterai mulai habis, mesin bensin tetap dapat digunakan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


