Rem Tebal Tapi Blong? Ini Penyebab Kampas Rem Motor Membatu yang Sering Diabaikan Pengendara
Rem Tebal Tapi Blong? Ini Penyebab Kampas Rem Motor Membatu yang Sering Diabaikan Pengendara--Doc sumeks.co
SUMEKS.CO,- Banyak pengendara motor di Indonesia mengira bahwa, kondisi kampas rem yang masih tebal berarti sistem pengereman masih aman.
Namun kenyataannya, tidak sedikit kasus di mana rem terasa blong atau tidak pakem meski kampas belum habis.
Dirangkum dari berbagai sumber Selasa 24 Maret 2026, fenomena ini sering terjadi akibat kondisi yang dikenal sebagai glazing, yaitu ketika permukaan kampas rem menjadi keras dan licin akibat panas berlebih.
Masalah ini kerap muncul tanpa disadari, terutama pada pengendara yang sering melewati jalan menurun atau memiliki kebiasaan menekan rem secara terus-menerus dalam waktu lama.
BACA JUGA:Fitur Unik Molis Polytron Fox 350, Ngerem Bukan Hanya Buat Berhenti Tapi Juga Ngecas
Alih-alih menggigit dengan kuat, kampas rem justru kehilangan daya cengkeramnya terhadap piringan atau tromol.
Akibatnya, performa pengereman menurun drastis, bahkan bisa membahayakan keselamatan.

Ilustrasi seorang mekanik mengganti kampas rem sepeda motor yang membatu--Doc sumeks.co
Secara fisik, kampas rem yang mengalami glazing memang masih terlihat tebal. Namun jika diperhatikan lebih detail, permukaannya akan tampak mengkilap seperti kaca.
Ini berbeda dengan kampas rem normal yang cenderung memiliki tekstur kasar. Permukaan yang licin inilah yang menjadi penyebab utama rem tidak lagi efektif saat digunakan.
Selain tampilan yang mengkilap, ada beberapa tanda lain yang bisa dirasakan pengendara.
Di antaranya adalah munculnya suara decitan saat pengereman, jarak pengereman yang semakin panjang, hingga sensasi rem yang terasa “selip” atau tidak menggigit.
BACA JUGA:Rem Cakram Depan Motor Berdecit Saat Pengereman Pelan? Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya di 2026
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




