Apple Datang, Samsung Ngebut Luncurkan Galaxy Z Fold8 dengan Layar Lebih Mulus
Tekanan iPhone Lipat Bikin Samsung Bergerak, Galaxy Z Fold8 Diklaim Hampir Tanpa Lipatan--
Selama beberapa tahun terakhir, Samsung cenderung melakukan penyempurnaan bertahap pada lini Galaxy Z, seperti peningkatan engsel, ketahanan, dan bobot perangkat.
Namun, potensi hadirnya iPhone lipat dengan standar visual tinggi dinilai memaksa Samsung untuk mengambil langkah inovasi yang lebih agresif.
Menariknya, Samsung Display juga dikabarkan akan menjadi pemasok panel OLED lipat untuk iPhone lipat Apple.
Hal ini menunjukkan bahwa teknologi layar yang dikembangkan Samsung untuk memenuhi standar Apple berpotensi lebih dulu diterapkan pada perangkat Galaxy, termasuk Galaxy Z Fold8.
Pada ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026, Samsung Display sempat memamerkan prototipe layar lipat dengan lipatan yang nyaris tidak terlihat.
Meski belum ada konfirmasi bahwa panel tersebut merupakan versi final untuk Galaxy Z Fold8, demonstrasi tersebut memberikan gambaran arah pengembangan teknologi layar lipat Samsung ke depan.
Dalam perbandingan langsung, layar terlihat lebih halus, dengan warna yang lebih kaya dan kesan panel yang lebih premium.
Bocoran lain turut menguatkan rencana besar Samsung di segmen ponsel lipat. Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Z Flip8 dilaporkan telah muncul dalam basis data IMEI GSMA dengan masing-masing kode model SM-F976U dan SM-F776U.
Selain itu, terdapat satu perangkat misterius dengan kode SM-F971U yang diduga sebagai Galaxy Z Fold FE.
Jika mengacu pada pola rilis sebelumnya, Galaxy Z Fold8 dan Z Flip8 diperkirakan akan diperkenalkan pada Juli atau Agustus 2026.
BACA JUGA:Samsung Galaxy Z Fold 5: HP Dua Layar Berfungsi Sebagai Ponsel dan Tablet Dalam Satu Perangkat
Kehadiran beberapa model sekaligus mengindikasikan bahwa Samsung tengah menyiapkan strategi agresif untuk memperkuat posisinya di pasar ponsel lipat global.
Dengan inovasi layar yang lebih mulus dan tekanan persaingan yang semakin ketat, Galaxy Z Fold8 dinilai berpotensi menjadi titik balik bagi ponsel lipat.
Apabila teknologi pengurangan lipatan ini terbukti efektif dalam penggunaan sehari-hari, maka ponsel lipat tidak lagi sekadar perangkat kompromi, melainkan alternatif utama di kelas flagship.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




