Banner Pemprov
Pemkot Baru

Honda Afeela Mobil Pertama di Dunia dengan PS Remote Play, Konsol PlayStation Hadir di Dalam Mobil

Honda Afeela Mobil Pertama di Dunia dengan PS Remote Play, Konsol PlayStation Hadir di Dalam Mobil

Main PS5 di Mobil? Sony Honda Afeela Hadirkan PS Remote Play untuk Hiburan Masa Depan--

Honda Afeela Mobil Pertama di Dunia dengan PS Remote Play, Konsol PlayStation Hadir di Dalam Mobil

Sumeks.co- Perusahaan Sony Honda Mobility (SHM), patungan antara  Sony dan Honda resmi mengumumkan bahwa Afeela akan menjadi mobil pertama di dunia yang menghadirkan fitur PS Remote Play.

Melalui fitur ini, penumpang Afeela dapat melakukan streaming game langsung dari konsol PS5 maupun PS4 ke layar mobil.

Semua dikendalikan lewat sistem Afeela IVI (In-Vehicle Infotainment), menjadikan kabin terasa seperti ruang keluarga digital lengkap dengan hiburan interaktif kelas konsol.

Untuk penumpang, PS Remote Play dapat diakses kapan saja, bahkan saat mobil melaju.

Sementara bagi pengemudi Afeela, fitur ini hanya dapat digunakan ketika kendaraan dalam kondisi parkir, sebagai bagian dari standar keselamatan.

BACA JUGA:Honda Bakal Merilis Brio Versi Terbaru di 2026! City Car yang Tampil Lebih Agresif, Modern dan Irit BBM

BACA JUGA:CEK Ini Deretan 10 Mobil Terbaru yang Akan Mengguncang Pasar Indonesia Tahun 2026


Sony Honda Mobility Perkenalkan Afeela, Mobil EV Pertama yang Bisa Main PS5 via Remote Play--

SHM juga menjelaskan kebutuhan konektivitas:

Minimal 5 Mbps untuk menjalankan PS Remote Play

Lebih dari 15 Mbps direkomendasikan agar pengalaman bermain tetap mulus dan responsif

Langkah ini menegaskan bahwa mobil Afeela bukan sekadar kendaraan listrik, melainkan platform hiburan bergerak yang memadukan otomotif dan elektronik secara utuh.

Model pertama Afeela sendiri pertama kali diperkenalkan ke publik di ajang CES pada Januari, setelah sebelumnya hanya ditampilkan sebagai teaser setahun lebih awal.

Sejak saat itu, Afeela terus diposisikan sebagai simbol mobil masa depan senyap, cerdas, dan terkoneksi.

BACA JUGA:MPV Listrik 7-Seater Rp 366 Jutaan, Wuling Darion EV Jadi Alasan Keluarga Percaya Mobil Listrik Asal China Ini

BACA JUGA:MPV Listrik 7-Seater Rp 366 Jutaan, Wuling Darion EV Jadi Alasan Keluarga Percaya Mobil Listrik Asal China Ini

Sebelumnya, Sony dan Honda juga mengonfirmasi bahwa mobil listrik pertama Afeela akan meluncur pada 2026.

Menariknya, Afeela akan berbagi platform dengan lini Honda 0 Series, jajaran EV baru Honda yang ditargetkan meluncur hingga tujuh model sebelum 2031.

Berbagi platform bukan hanya soal efisiensi biaya.

Bagi Honda dan Sony, ini adalah strategi untuk mempercepat pengembangan, menekan waktu produksi, dan memastikan teknologi yang dirilis tetap relevan di tengah cepatnya evolusi kendaraan listrik global.

Honda sendiri telah mengalokasikan investasi jumbo senilai 10 triliun yen (sekitar €55 miliar) untuk pengembangan 0 Series.

Fokusnya meliputi: Paket baterai ultra-tipis E-axle yang lebih ringkas Rangka bodi ringan untuk efisiensi dan performa optimal

Meski detail spesifikasi Afeela masih terbatas, Honda memastikan seluruh model 0 Series memiliki jarak tempuh di atas 483 km dalam sekali pengisian.

Banyak pihak berspekulasi Afeela sedan akan menggunakan baterai lithium-ion 91 kWh yang sama.

Kolaborasi Sony dan Honda menandai perubahan cara kita memandang mobil.

Kendaraan tak lagi hanya alat transportasi, tetapi ruang personal tempat bekerja, bersantai, bahkan bermain gim.

BACA JUGA:Peluncuran New Honda ADV160 Disambut Antusias Warga Sumsel, SUV Skutik Premium Tampil Makin Gagah

BACA JUGA:Semarak Puncak Honda Bikers Day 2025, Puluhan Ribu Bikers akan Kunjungi Garut

Dengan PS Remote Play di Afeela, Sony dan Honda seolah ingin berkata: masa depan mobil bukan hanya soal teknologi tinggi, tapi tentang menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dengan keseharian manusia.

Mobil yang memahami penggunanya, menghibur, dan tetap fungsional.

Jika semua berjalan sesuai rencana, Afeela bisa menjadi titik balik industri otomotif saat mobil benar-benar menyatu dengan dunia elektronik dan hiburan digital.

Ini menandakan, dunia otomotif  memasuki babak baru.

Ya,bukan sekadar soal jarak tempuh baterai atau desain futuristik, melainkan bagaimana mobil bertransformasi menjadi ruang hidup digital.

 

 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: