Sering Jadi Pilihan Mahasiswa, Ini Bahaya Konsumsi Seblak Berlebihan

Sering Jadi Pilihan Mahasiswa, Ini Bahaya Konsumsi Seblak Berlebihan

Sering Jadi Pilihan Mahasiswa, Ini Bahaya Konsumsi Seblak Berlebihan--

2. Infeksi saluran pencernaan

Seblak yang dijual di pinggir jalan atau dengan proses pengolahan yang kurang higienis berisiko tercemar kuman, virus, atau parasit dari air, bahan baku, ataupun peralatan masak. 

BACA JUGA:6 Kebiasaan Buruk Sehari-hari yang Bisa Berakibat Fatal pada Kesehatan Masa Tua

BACA JUGA:Komitmen Muara Enim Jaga UHC dan Layanan Kesehatan Gratis

Bahaya makan seblak ini bisa menyebabkan infeksi pencernaan dengan gejala mual, muntah, sakit perut, bahkan diare berair atau berdarah. Anak-anak dan remaja sangat rentan mengalami dehidrasi jika mengalami diare atau muntah terus-menerus.

3. Gangguan metabolisme

Seblak produksi rumahan maupun kemasan kerap menggunakan MSG, bahan pengawet, dan pewarna buatan yang dalam jangka panjang bisa mengganggu metabolisme tubuh. Efeknya berupa penumpukan lemak di perut, berat badan naik, hingga peningkatan risiko obesitas. 

Selain itu, konsumsi makanan olahan, termasuk seblak, dalam jumlah banyak juga dapat menyebabkan gangguan hormon dan memperberat kerja organ tubuh.

BACA JUGA:6 Kebiasaan Buruk Sehari-hari yang Bisa Berakibat Fatal pada Kesehatan Masa Tua

BACA JUGA:5 Manfaat Buah Naga Merah Untuk Kesehatan yang Wajib Diketahui: Antioksidan Baik

4. Memicu penyakit kronis dalam jangka panjang

Kandungan garam, lemak jenuh, dan MSG yang tinggi pada seblak bila dikonsumsi berulang dapat memperbesar peluang terkena penyakit kronis, seperti hipertensi, penyakit ginjal, stroke, serta gangguan metabolik lainnya. 

Efeknya memang tidak langsung, tetapi pola makan yang kurang sehat dalam jangka panjang akan memperburuk risiko penyakit tersebut.

5. Gangguan ginjal

Selain garam, seblak juga sering mengandung MSG dan bahan tambahan lain dalam kadar tinggi. Ginjal berperan penting dalam membuang kelebihan garam, MSG, dan zat sisa dari tubuh. Jika tubuh harus terus-menerus menyaring zat-zat ini dalam jumlah banyak, kerja ginjal akan menjadi lebih berat. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait