Dipecat, Sopir di Banyuasin Memilih Gantung Diri
Petugas Unit Reskrim Polsek Pangkalan Balai, Polres Banyuasin melakukan olah TKP korban Hardi gantung diri di kamar mandi rumahnya. Foto: Istimewa--
BANYUASIN, SUMEKS.CO - Hardi (33), warga Kelurahan Kedondong Raye, Kecamatan Banyuasin, Kabupaten Banyuasin, ditemukan tidak bernyawa dengan posisi gantung diri, pada Ahad (12/7/2026) sore di kamar mandi.
Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino melalui Kapolsek Pangkalan Balai AKP Robby Monodinata mengatakan saat itu istri korban diminta oleh korban untuk membeli beras dan makanan, Ahad (12/7) sekitar pukul 17.00 WIB.
"Istri korban pulang belanja sekitar pukul 17.30 WIB, tapi tidak bertemu dengan korban," kata Robby.
Sampai akhirnya saksi bertanya kepada anaknya, kalau korban berada di kamar mandi. Akan tetapi, korban tidak kunjung keluar, hingga akhirnya istri korban mendobrak pintu kamar mandi.
"Saat itu korban sudah tergantung di kamar mandi," tukasnya. Saksi berteriak sekuat tenaga meminta tolong tetangga sekitar untuk mengangkat korban agar tidak tergantung.
BACA JUGA:Viral Pungli Sopir Truk, Pria Nekat Nyamar Jadi Polisi Ternyata Mantan Anggota dan Positif Narkoba
BACA JUGA:Lagi, Mobil Sigra Hantam Buntut Truk Parkir di Jalan Baypas Alang-Alang Lebar, Kondisi Sopir?
"Namun saat dibawa ke rumah sakit, diduga sudah dalam keadaan meninggal dunia," ujarya.
Dari keterangan Kiki, istri korban, kalau sebelumnya korban diberhentikan dari pekerjaan sebagai sopir, Kamis (9/7) lalu."Itu diduga membuat korban depresi," terangnya.
Almarhum sendiri telah dimakamkan di TPU setempat, dengan diiringi tangisan sanak keluarga yang ikut mengantarkan almarhum ke tempat peristirahatan terakhir, Senin (13/7/2026) siang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


