Banner Pemprov

Intelijen AS Nilai Motjaba Khamenei Tertarik Kembangkan Nuklir

Intelijen AS Nilai Motjaba Khamenei Tertarik Kembangkan Nuklir

Motjaba Khamenei.--

Adapun Gunung Pickaxe tidak menjadi sasaran serangan AS pada 2025. Kompleks tersebut berada jauh di bawah permukaan gunung sehingga dinilai berada di luar jangkauan bom konvensional paling kuat yang dimiliki AS.

BACA JUGA:AS Serang 3 Fasilitas Sipil Iran, 2 Warga Terluka

BACA JUGA:Fasilitas Militer Diserang, Iran Fokus Pertahanan Negara

Meski demikian, Iran dilaporkan tetap mengkhawatirkan kemungkinan operasi komando darat AS.

Karena itu, intelijen AS menyebut Teheran telah mengerahkan pasukan darat ke sekitar lokasi untuk mencegah kemungkinan serangan semacam itu.

Perbedaan sikap dengan Ali Khamenei 

Ali Khamenei sebelumnya mengeluarkan fatwa yang melarang penggunaan senjata nuklir, yang diumumkan kepada Badan Energi Atom Internasional (IAEA) pada 2005.

Meski demikian, fatwa tersebut tidak melarang Iran mengembangkan program nuklir sipil atau mengambil langkah menuju kemampuan persenjataan.

BACA JUGA:Kapal AL Jadi Sasaran Rudal Iran, Kuwait Berang

BACA JUGA:Panas di Selat Hormuz, Iran Rudal Kapal Tanker UEA, 1 Awak Tewas

Berdasarkan pernyataan publik dan percakapan yang disadap sebelum perang, intelijen AS menilai Mojtaba lebih tertarik mengembangkan hulu ledak nuklir canggih yang pada akhirnya dapat diperkecil dan dipasang pada rudal jarak jauh, dibandingkan mengembangkan bom nuklir sederhana sebagai alat penangkal.

Analis dari Defense Priorities, Rosemary Kelanic, menilai perang justru meningkatkan kemungkinan Iran mengejar senjata nuklir.

Menurutnya, ancaman terhadap kelangsungan rezim membuat Teheran memiliki insentif lebih besar untuk memiliki kemampuan nuklir sebagai alat pencegah serangan di masa depan.

Sementara itu, pejabat AS menyebut kelompok di Iran yang sejak lama berpendapat bahwa hanya senjata nuklir dapat mencegah serangan AS atau Israel kini merasa posisi mereka semakin kuat. (dri)

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: