Perkuat Kompetensi Insan, PTBA Dorong Program Pemberdayaan yang Berdampak
PTBA memperkuat kompetensi insan perusahaan dalam merancang dan mengimplementasikan Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang berdampak, dan terukur.--sumeks.co
TANJUNG ENIM, SUMEKS.CO - PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), anggota Holding BUMN Pertambangan MIND ID, menggelar In-House Training & Workshop 101: Keterampilan Dasar Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM).
Kegiatan ini sebagai upaya memperkuat kompetensi insan perusahaan dalam merancang dan mengimplementasikan Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang berdampak, terukur, dan berkelanjutan.
Pelatihan yang diikuti oleh perwakilan Divisi Sustainability serta unit bisnis PTBA ini membekali peserta dengan pemahaman dan kompetensi dasar mengenai perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi PPM.
Kegiatan ini juga bertujuan menyamakan pemahaman mengenai implementasi program yang adaptif serta selaras dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).
BACA JUGA:Perkuat Budaya Keselamatan Kerja, Bukit Asam Luncurkan Golden Rules Versi 5.0
Corporate Secretary Division Head PTBA, Eko Prayitno mengatakan, penguatan kapasitas insan perusahaan merupakan bagian penting dari komitmen PTBA dalam menghadirkan program pemberdayaan yang mampu menciptakan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“Sebagai perusahaan yang mengedepankan prinsip keberlanjutan, PTBA terus berkomitmen menghadirkan program-program pemberdayaan masyarakat yang mampu meningkatkan kemandirian masyarakat, memperkuat ekonomi lokal, serta menciptakan nilai bersama bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Eko.
Sustainable Economic, Social and Environment Department Head PTBA, Listati, menegaskan keberhasilan PPM tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaan kegiatan, tetapi juga oleh dampak nyata yang dihasilkan.
"Program PPM berorientasi pada penciptaan dampak yang berkelanjutan. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi insan perusahaan menjadi investasi strategis agar setiap program yang dijalankan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat," terang Listati.
BACA JUGA:Antusiasme Membludak, 835 Siswa Daftar Open Rekrutmen Marching Band Bukit Asam 2025
Dalam pelatihan tersebut, Dr. Rina Ekawati, S.E., M.M., M.M.Par. dari Yayasan Kinarya Anak Bangsa hadir sebagai narasumber utama dengan materi bertajuk "Cetak Biru Dampak Berkelanjutan".
Ia memaparkan prinsip-prinsip penyusunan program PPM yang berangkat dari kebutuhan masyarakat, berbasis data, memiliki indikator keberhasilan yang jelas, serta dirancang untuk menghasilkan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan yang berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


