Berbasis Gotong Royong, Desa Manemeng Perkuat Ekosistem Ekonomi Kerakyatan melalui Program Desa BRILiaN
Desa Manemeng yang menjadikan nilai gotong royong sebagai fondasi dalam menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.--sumeks.co
Selain produksi batu bata, masyarakat juga mengembangkan usaha batako dengan memanfaatkan bahan baku lokal yang tersedia, seiring meningkatnya kebutuhan material konstruksi di kawasan sekitar.
Sementara itu, sektor peternakan juga berkembang melalui kerja sama antarwarga. Kelompok ternak mengelola usaha secara kolektif serta memanfaatkan dukungan pembiayaan, termasuk melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR), untuk mendukung pengembangan usaha.
BACA JUGA:Bakpao Gandum RoyalKueID, Pilihan Camilan Praktis yang Tumbuh Bersama Ekosistem Pemberdayaan BRI
BACA JUGA:Transaction Banking BRI Kian Kokoh, Volume Transaksi Qlola by BRI Tembus Rp2.141,37 T
Pada kesempatan terpisah, Sekretaris Perusahaan BRI Dhanny menyampaikan bahwa Program Desa BRILiaN merupakan bagian dari strategi BRI dalam memperkuat fondasi ekonomi desa melalui pendekatan yang terintegrasi, selaras dengan Asta Cita Pemerintah dalam mendorong pemerataan pembangunan dan penguatan ekonomi dari desa. Hingga saat ini, program tersebut telah menjangkau lebih dari 5.200 desa di seluruh Indonesia.
“Program Desa BRILiaN merupakan bagian dari strategi BRI untuk mendorong desa agar mampu mengoptimalkan potensi yang dimiliki melalui penguatan kelembagaan, akses pembiayaan, serta integrasi ekosistem usaha. Melalui pendekatan tersebut, BRI berupaya memperkuat kapasitas ekonomi desa agar lebih produktif dan berdaya saing. Pada akhirnya, upaya ini diharapkan mampu menciptakan nilai tambah ekonomi sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




