Sering Stop-and-Go, Begini Ternyata Cara Mudah Agar Baterai Motor Listrik Tetap Awet

Kamis 08-10-2026,09:11 WIB
Reporter : Fadly
Editor : Mahmud

Sebaliknya, penggunaan mode Sport secara terus-menerus berpotensi membuat baterai lebih cepat habis.

Pengendara juga dianjurkan menjaga ritme berkendara dengan mengurangi kebiasaan akselerasi dan pengereman mendadak.

Jika melihat antrean kendaraan atau lampu merah di depan, sebaiknya mulai mengurangi kecepatan lebih awal.

Pada beberapa motor listrik yang sudah dilengkapi fitur regenerative braking, deselerasi yang tepat bahkan dapat membantu mengembalikan sebagian energi ke baterai, meski jumlahnya tidak terlalu besar.

Hal lain yang kerap terlupakan adalah kondisi tekanan ban.

Ban yang kurang angin meningkatkan hambatan gulir sehingga motor memerlukan energi lebih besar untuk melaju. Akibatnya, baterai pun menjadi lebih boros.

Selain itu, perawatan baterai juga tidak boleh diabaikan. Hindari membiarkan baterai terlalu sering berada pada kondisi kosong dan lakukan pengisian daya sesuai anjuran pabrikan agar usia pakainya lebih panjang.

Jika baterai mendadak cepat drop, jarak tempuh berkurang drastis atau performa motor menurun, pemeriksaan di bengkel resmi menjadi langkah yang tepat.

Dengan menerapkan pola berkendara yang lebih halus, memanfaatkan mode hemat energi, menjaga tekanan ban dan merawat baterai secara rutin, pengguna motor listrik dapat memperoleh jarak tempuh yang lebih optimal sekaligus menjaga kesehatan baterai dalam jangka panjang.

Kategori :