Cegah Stunting, ini Saran Anggota Komisi IX DPR

Selasa 15-09-2026,15:55 WIB
Reporter : Dendi Romi
Editor : Dendi Romi

BACA JUGA:Wabup Ogan Ilir Buka Pra Musrenbang Aksi Konvergensi Pencegahan Penurunan Stunting Tahun 2026

BACA JUGA:Sekda Banyuasin Hadiri Konsolidasi Program Makan Bergizi Gratis, Tegaskan Dukungan Penuh Cegah Stunting

Dia menambahkan, pengaturan jarak kelahiran juga sangat penting bagi kesehatan ibu dan anak. Jarak kelahiran minimal yang dianjurkan sekitar dua tahun, sementara jarak yang lebih ideal dapat mencapai lima tahun.

Selain metode kontrasepsi tersebut, terdapat pula MOW atau metode operasi wanita (sterilisasi) yang bersifat permanen. Metode ini dapat menjadi pilihan bagi pasangan yang sudah memutuskan untuk tidak memiliki anak lagi, tentunya setelah mendapatkan konseling dan pertimbangan medis.

Irma Suryani Soroti Pencegahan Stunting

Sementara itu, anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani menekankan pentingnya mencegah stunting sejak anak masih berada di dalam kandungan.

BACA JUGA:Setahun RDPS, Palembang Tancap Gas Menuju 2027: Ekonomi Tumbuh, Stunting Terus Turun Signifikan

BACA JUGA:Melalui Mandiri Sahabat Desa, Bank Mandiri Perluas Akses Gizi dan Air Bersih guna Mendukung Penurunan Stunting

Dia menjelaskan, stunting merupakan kondisi gagal tumbuh dan berkembang pada anak yang dapat mempengaruhi pertumbuhan fisik maupun perkembangan mental dan kemampuan otak.

Menurut Irma, salah satu faktor penting dalam mencegah stunting adalah memastikan ibu mendapatkan asupan gizi yang cukup selama masa kehamilan. Pemenuhan gizi ibu hamil akan berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan janin.

Politisi dari Partai NasDem ini juga mendorong ibu hamil untuk memperhatikan konsumsi makanan bergizi, termasuk protein, sayuran dan buah-buahan. Telur menjadi salah satu sumber protein yang dapat dikonsumsi untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi selama kehamilan.

BACA JUGA:Peringati Hari Gizi Nasional, BRI Peduli Perkuat Upaya Pencegahan Stunting di Berbagai Wilayah

BACA JUGA:Lomba Masak Ikan di Palembang Lahirkan Inovasi Menu Lezat, Dorong Penurunan Stunting

Selain memperhatikan pola makan, pemeriksaan kehamilan secara rutin juga tidak kalah penting. Ibu hamil dianjurkan memanfaatkan layanan kesehatan seperti puskesmas untuk memantau kondisi kehamilan dan perkembangan janin.

Irma mengingatkan bahwa pencegahan stunting tidak bisa dilakukan setelah anak lahir saja. Upaya tersebut harus dimulai sejak masa kehamilan dengan memastikan ibu memperoleh gizi yang baik, mendapatkan pemeriksaan kesehatan serta memahami pola pengasuhan dan pemenuhan kebutuhan anak.

Melalui kegiatan fasilitasi teknis Program Bangga Kencana bersama mitra kerja ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya perencanaan keluarga, penggunaan kontrasepsi yang tepat, pengaturan jarak kelahiran dan pemenuhan gizi ibu serta anak.

BACA JUGA:Pemkab Banyuasin Gencar Turunkan Angka Stunting

Kategori :