BACA JUGA:Jangan Langsung Beli! Begini Cara Mengecek Battery Cycle Laptop Bekas agar Tidak Rugi Jutaan
BACA JUGA:Mengapa LOQ 15IRX10 Best Value Buat Kamu yang Butuh Laptop Tempur High End dengan Spek Gahar?
Dampaknya akan terasa pada daya tahan laptop ketika digunakan tanpa charger.
Ada satu kesalahan yang sering dilakukan calon pembeli laptop bekas: hanya melihat kondisi fisik.
Bodi mulus memang menyenangkan, tetapi belum tentu mencerminkan pemakaian sebenarnya.
Laptop dapat terlihat sangat bersih setelah diganti casing, keyboard, palm rest, atau bagian tertentu. Karena itu, pemeriksaan harus mencakup komponen internal dan data penggunaan.
Perhatikan kondisi layar, keyboard, touchpad, port USB, USB-C, HDMI jika tersedia, speaker, kamera, mikrofon, Wi-Fi, Bluetooth, dan charger.
BACA JUGA:Cek Perbandingan Spesifikasi Laptop Acer Spin 3 Active dan HP Pavilion X360
BACA JUGA:Avita Magus 2-in-1: Laptop Hybrid Paling Murah di 2026, Berikut Spesifikasinya
Periksa juga apakah semua port berfungsi normal. Kerusakan port bisa cukup merepotkan dan biaya penggantiannya bergantung pada desain motherboard.
Tes layar juga wajib dilakukan.
Tampilkan gambar dengan latar putih, hitam, merah, hijau, dan biru untuk melihat apakah terdapat dead pixel, stuck pixel, backlight bleed berlebihan, atau masalah warna.
Gerakkan kursor dan perhatikan apakah layar mengalami flicker. Atur tingkat kecerahan dan lihat apakah perubahan brightness berjalan normal.
Untuk laptop dengan layar sentuh, uji seluruh area layar jika fitur tersebut tersedia.
Kemudian periksa keyboard dan touchpad. Tekan setiap tombol untuk memastikan tidak ada tombol yang mati atau terasa berbeda. Pastikan touchpad dapat melakukan klik, scrolling, gesture, dan pergerakan kursor dengan normal.
BACA JUGA:7 Laptop Hybrid Harga Paling Murah di 2026, Bisa Buat Meningkatkan Produktivitas