BACA JUGA:Tarikan Motor Matic Honda Mulai Kurang Greget? Bisa Jadi V-Belt Butuh Dicek
BACA JUGA:BPJS Kesehatan Palembang dan Pemerintah Kabupaten OKI Perkuat Akses JKN Lewat Agen PESIAR
Para marbot selama ini turut menjaga kebersihan, kenyamanan, dan kesiapan fasilitas masjid sehingga aktivitas ibadah masyarakat dapat berlangsung dengan baik.
Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir juga terus mendukung kegiatan sosialisasi dan advokasi kepada masyarakat desa mengenai kepesertaan JKN.
Upaya tersebut dilakukan agar masyarakat memahami pentingnya memiliki kepesertaan JKN yang aktif sekaligus mengetahui kanal dan mekanisme layanan yang dapat dimanfaatkan ketika membutuhkan pelayanan kesehatan.
“Dukungan dari Pemerintah Daerah tentunya menjadi bagian penting dalam mendorong tercapainya cakupan kepesertaan JKN secara menyeluruh di Kabupaten Ogan Ilir,” ungkap Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palembang, Muhammad Fakhriza.
Fakhriza juga menambahkan bahwa cakupan kepesertaan yang tinggi harus diiringi dengan kepesertaan yang aktif agar perlindungan kesehatan benar-benar dapat dirasakan masyarakat saat membutuhkan layanan.
Berdasarkan data per 1 September 2026, cakupan kepesertaan JKN di Kabupaten Ogan Ilir telah mencapai 95,84 persen dari total penduduk sebanyak 455.217 jiwa.
Angka tersebut menunjukkan sebagian besar masyarakat Ogan Ilir telah memiliki akses terhadap skema jaminan kesehatan nasional.
Proses pendataan dan pendaftaran marbot yang belum terdaftar tentunya menjadi langkah lanjutan untuk memastikan tidak ada kelompok masyarakat yang berhak mendapatkan perlindungan kesehatan terlewat dari jangkauan program JKN.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, Masyarakat dan BPJS Kesehatan, perlindungan kesehatan di Ogan Ilir diharapkan semakin merata.
Tidak hanya memastikan masyarakat memiliki kepesertaan JKN, tetapi juga memastikan masyarakat mengetahui cara memanfaatkannya ketika membutuhkan pelayanan kesehatan.