"Demi Allah, ini adalah Al-Ushairim. Apa yang mendorongnya datang ke mari?" tanya mereka keheranan.
Amr bin Tsabit mengatakan dia senang dengan Islam dan ingin membelanya. Jika dia harus meninggal dunia, dia akan menyerahkan harta bendanya kepada Rasulullah SAW.
"Aku beriman kepada Allah dan utusan-Nya, dan aku masuk Islam. Setelah itu, aku mengambil pedangku dan pergi bersama Rasulullah SAW. Aku pun bertempur hingga menderita luka-luka sebagaimana yang kalian lihat padaku. Kalaulah aku meninggal dunia, maka harta bendaku aku serahkan kepada Muhammad agar dikelolanya sesuai kehendaknya," jawabnya.
Mereka kemudian menceritakan Al-Ushairim kepada Rasulullah SAW. Sang rasul pun mengatakan Amr bin Tsabit termasuk penghuni surga, meski belum pernah mengerjakan salat sekalipun selama hidupnya.
BACA JUGA:Daftar 7 Masjid Tertua di Sumatera, Jejak Peradaban Islam yang Wajib Masuk Daftar Wisata Religi 2026
BACA JUGA:BANGGA, Mahasiswi Sistem Informasi UBD Raih Juara 2 Lomba Make Up Islamic Banking Festival 2026
"Ia beramal sedikit dan mendapat pahala," kata Rasulullah SAW. (Shahih Al-Bukhari dalam kitab Al-Jihad)
Mereka kemudian menceritakan Al-Ushairim kepada Rasulullah SAW. Sang rasul pun mengatakan Amr bin Tsabit termasuk penghuni surga, meski belum pernah mengerjakan salat sekalipun selama hidupnya.
"Ia beramal sedikit dan mendapat pahala," kata Rasulullah SAW. (Shahih Al-Bukhari dalam kitab Al-Jihad)
Amr bin Tsabit kemudian dikenal sebagai orang yang belum pernah melakukan salat tapi masuk surga. (dri)