FIFA Mau Jual Saham Piala Dunia, UEFA Berang

Rabu 29-07-2026,06:36 WIB
Reporter : Dendi Romi
Editor : Dendi Romi

NYON, SUMEKS.CO - Beda pendapat dalam pengelolaan sepakbola antara FIFA dengan UEFA kembali terjadi. FIFA kabarnya ingin menjual saham Piala Dunia kepada investor swasta. Tentu saja wacana itu dikecam keras UEFA.

Laporan dari The Times mengklaim Presiden FIFA Gianni Infantino berencana menjual saham di Piala Dunia. Pria berusia 56 tahun itu menyiapkan proposal untuk menciptakan perusahaan yang akan mengelola Piala Dunia.

Perusahaan baru ini rencananya dinamakan FIFA Forward Enterprise (FFE). FFE nantinya mengelola kompetisi-kompetisi paling bergengsi FIFA seperti Piala Dunia dan Piala Dunia Antarklub.

FIFA masih akan menjadi pemegang saham mayoritas dalam FFE. Sebagian lainnya dijual kepada investor swasta, nilainya ditaksir hingga 20 miliar dolar AS (sekitar Rp362 triliun).

BACA JUGA:Final Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor Rating, Hampir 63 Juta Warga AS Saksikan Spanyol Taklukkan Argentina

BACA JUGA:Pelaku Usaha Pariwisata Berharap Kunjungan Wisman Meningkat usai Norwegia Meroket di Piala Dunia 2026

Tokoh-tokoh yang dekat dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dimintai pendapat tentang proposal ini. Apabila wacana itu berjalan sesuai rencana, Piala Dunia bisa diawasi perusahaan di luar FIFA - yang notabene organisasi nirlaba dan terdaftar sebagai badan amal di Swiss.

Wacana penjualan saham Piala Dunia yang digulirkan FIFA mendapat tentangan keras dari UEFA. Otoritas sepakbola tertinggi Eropa itu menilai pembentukan perusahaan swasta yang mengatur turnamen-turnamen internasional sudah melanggar batas.

"Ini melanggar batasan yang seharusnya tidak pernah dilanggar oleh lembaga pengatur sepakbola," UEFA menuliskan dalam pernyataan resmi, Selasa (28/7/2026) malam WIB.

"UEFA menanggapinya dengan sangat serius. Begitu pula setiap Asosiasi-asosiasi Sepakbola Nasional. Begitu pula setiap pemangku kepentingan: liga, klub, pemain, pendukung, pemerintah, dan semua orang yang peduli dengan masa depan permainan ini."

BACA JUGA:Momen Haru Yamal Berdoa usai Final Piala Dunia 2026, Langsung Menghampiri Messi

BACA JUGA:Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Raja Felipe VI Peluk Seluruh Pemain, Termasuk Pelatih

"Jiwa dan tata kelola sepakbola bukanlah aset untuk diperdagangkan -- terutama dengan transparansi nol mengenai siapa yang diuntungkan secara finansial. Kita semua bukan pemilik sepakbola. Bukan hak FIFA buat menjual itu," tegasnya.

Piala Dunia memang menghadirkan keuntungan luar biasa bagi FIFA. Pada turnamen 2026 FIFA meraup cuan 15 miliar dolar AS (Rp269 triliun), meningkat 2 kali lipat dari profit edisi sebelumnya. (dri)

 

Kategori :