Kabupaten OKI menempati posisi teratas dengan predikat *Baik Sekali* dan nilai sempurna 100.
Capaian itu menjadi pengakuan atas komitmen Pemerintah Kabupaten OKI dalam memperkuat tata kelola keterbukaan informasi melalui sinergi PPID Utama dan PPID Pelaksana di seluruh perangkat daerah.
BACA JUGA:Pemkab OKI Rutin Tertibkan Kabel Udara, Provider Nakal Masih Berulah
BACA JUGA:Jelang Iduladha, Pemkab OKI Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Redam Gejolak Harga
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten OKI Adi Yanto mengatakan, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran PPID di lingkungan Pemerintah Kabupaten OKI.
Capaian itu juga tidak terlepas dari komitmen Bupati OKI Muchendi Mahzareki dan Wakil Bupati OKI Supriyanto dalam mendorong keterbukaan informasi serta peningkatan kualitas layanan informasi kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, capaian Juara I dengan nilai sempurna 100 menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik," kata Adi.
"Prestasi ini merupakan wujud komitmen Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati dalam menghadirkan pemerintahan yang terbuka, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
BACA JUGA:Pemkab OKI–Unsri Bersinergi Kelola Gambut Berkelanjutan dan Kendalikan Karhutla
Menurut Adi, penghargaan tersebut juga merupakan hasil sinergi PPID Utama, PPID Pelaksana, dan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten OKI dalam menyediakan informasi publik yang cepat, akurat, akuntabel, dan mudah diakses.
“Capaian ini adalah hasil kerja bersama. Kolaborasi seluruh OPD menjadi kunci dalam memastikan layanan informasi publik dapat berjalan secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Adi menambahkan, Pemerintah Kabupaten OKI akan terus memperkuat tata kelola informasi publik melalui pemanfaatan teknologi digital, termasuk kecerdasan buatan, agar layanan informasi semakin berkualitas dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
“Ke depan, kami akan terus memperkuat tata kelola informasi publik melalui transformasi digital dan pemanfaatan teknologi, termasuk kecerdasan buatan, agar pelayanan informasi di Kabupaten OKI semakin berkualitas, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” katanya.