KAHMI OKI Perkuat Peran Intelektual, Siap Kawal Pembangunan Daerah
KAYUAGUNG, SUMEKS.CO - Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menegaskan komitmennya memperkuat peran intelektual dalam mengawal pembangunan daerah.
Melalui gagasan, kajian, dan rekomendasi kebijakan berbasis data, organisasi alumni HMI itu siap menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten OKI dalam merumuskan arah pembangunan yang lebih partisipatif dan berkelanjutan.
Komitmen tersebut disampaikan Ketua Umum MD KAHMI OKI Alexsander Bastomi saat pelantikan kepengurusan MD KAHMI OKI periode 2026–2031 di Pendopo Rumah Dinas Bupati OKI, Sabtu 25 Juli 2026.
Alexsander mengatakan, KAHMI tidak boleh sekadar menjadi wadah silaturahmi para alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), tetapi harus berkembang menjadi komunitas intelektual yang mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat.
BACA JUGA:Ratu Dewa Menghadiri Pelantikan Pengurus KORMIKota Palembang
BACA JUGA:Kakanwil Kemenkum Sumsel Beri Pengarahan kepada Pejabat Non Manajerial Pascapelantikan
"KAHMI harus menjadi komunitas epistemik, yaitu jaringan intelektual yang menghasilkan gagasan berbasis ilmu pengetahuan untuk membantu menyelesaikan persoalan daerah," ujarnya.
Salah satu bentuk kontribusi yang disiapkan, lanjut Alexsander, adalah berpartisipasi aktif dalam proses perencanaan pembangunan melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
Menurut dia, alumni HMI memiliki latar belakang keilmuan dan profesi yang beragam sehingga dapat memperkaya perspektif dalam penyusunan kebijakan pembangunan.
"Kami ingin ikut berada di ruang-ruang perencanaan. Potensi intelektual yang dimiliki alumni HMI harus diterjemahkan menjadi rekomendasi yang memberi manfaat bagi pembangunan Kabupaten OKI," katanya.
BACA JUGA:Walikota Ratu Dewa Hadiri Pelantikan Ketua PC PMII Kota Palembang
BACA JUGA:Pasca Bupati Ditangkap KPK, Sumarni Kaji Ulang Hasil Lelang Jabatan Sebelum Pelantikan
Bupati OKI H Muchendi Mahzareki menyambut baik komitmen tersebut. Ia menilai KAHMI memiliki modal intelektual yang kuat untuk mendukung pemerintah dalam merumuskan kebijakan sekaligus menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks.
"Kami berharap KAHMI dapat berpartisipasi dalam Musrenbang dan menyampaikan ide-ide konstruktif. Dengan latar belakang keilmuan dan profesi yang beragam, kami yakin KAHMI mampu memberikan masukan yang bernilai bagi pembangunan daerah," kata Muchendi.