Di bidang lingkungan, Program Desa Impian berhasil mengelola 7,1 ton limbah non-B3 setiap tahun, mengolah 10 ton limbah peternakan menjadi pupuk organik, menanam 131.969 bibit pohon yang berkontribusi terhadap penyerapan karbon lebih dari 4.284 ton CO₂ per tahun, meningkatkan efisiensi penggunaan air hingga 268.183 liter per tahun, serta mengurangi konsumsi energi dan emisi karbon melalui pemanfaatan PLTS.
BACA JUGA:PT Bukit Asam Gandeng Polres Muara Enim Ubah Lahan Tidur Jadi Ladang Jagung Produktif
BACA JUGA:PT Bukit Asam Tbk Tegaskan Komitmen Transisi Energi Lewat Uji Coba Co-Firing di PLTU Tanjung Enim
Eko menambahkan PTBA akan terus memperkuat keberlanjutan Program Desa Impian melalui pengembangan Sentra Ilmu sebagai pusat pembelajaran pertanian, penguatan kelembagaan koperasi, digitalisasi sistem kemitraan melalui Agro Bank, pengembangan local hero, serta replikasi program di berbagai wilayah.
“Kami berharap Program Desa Impian dapat terus berkembang sebagai model pemberdayaan masyarakat yang mampu direplikasi di berbagai daerah. Melalui sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, PTBA berkomitmen menciptakan nilai bersama yang mendukung kesejahteraan masyarakat sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs)," tutup Eko.