Mundur dari PM Inggris, Starmer Puji Peran Istri

Selasa 23-06-2026,06:37 WIB
Reporter : Dendi Romi
Editor : Dendi Romi

BACA JUGA:Nepal Pilih Perdana Menteri Lewat Discord, Terpilih Wanita Tua Saat Menjabat Garang Pada Koruptor

BACA JUGA:Hubungan Washington-Tel Aviv Memanas, Trump Ingin Ganti PM Israel

"Pertanyaan yang diajukan partai saya sekarang adalah apakah saya orang yang paling tepat untuk memimpin kita menuju pemilu berikutnya. Saya telah mendengar jawaban partai parlemen saya atas pertanyaan itu, dan saya menerima jawaban itu dengan lapang dada," kata Starmer.

"Setiap keputusan yang saya ambil adalah untuk mengutamakan negara yang saya cintai. Itulah mengapa saya akan mengundurkan diri sebagai pemimpin Partai Buruh," ucapnya dengan suara bergetar.

Mundur dari jabatan ketua Partai Buruh juga akan mengakhiri jabatan Starmer sebagai PM Inggris. Selanjutnya, Partai Buruh akan menggelar pemilihan ketua baru yang nantinya akan menjadi PM Inggris selanjutnya.

Starmer mengatakan bahwa proses pemilihan pemimpin Partai Buruh yang baru akan dimulai pada 9 Juli mendatang, dan dia akan tetap menjabat sebagai PM Inggris hingga penggantinya terpilih, diperkirakan pada September mendatang.

BACA JUGA:Trump Berkonflik dengan PM Italia, ini Penyebabnya

BACA JUGA:Pecahkan Rekor, Mantan PM Spanyol Jalani Persidangan, ini Kasus yang Membelitnya

Dengan pengunduran diri Starmer ini, maka Inggris akan memiliki PM terbaru yang merupakan PM ke-7 dalam satu dekade terakhir. Ini menandai tingkat pergantian pemimpin yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah modern Inggris. (dri)

 

Kategori :