Banner Pemprov

Mitsubishi Eclipse Sportback EV Resmi Bisa Pakai Tesla Supercharger, Isi Baterai 80 Persen Cuma 35 Menit

Mitsubishi Eclipse Sportback EV Resmi Bisa Pakai Tesla Supercharger, Isi Baterai 80 Persen Cuma 35 Menit

Terbaru! Mitsubishi Ungkap Fast Charging Eclipse Sportback EV, Dukung Tesla Supercharger--

Sumeks.co- Mitsubishi Motors kembali membocorkan informasi terbaru mengenai Eclipse Sportback EV, mobil listrik terbaru yang akan memperkuat lini kendaraan listrik perusahaan.

Setelah sebelumnya hanya memperlihatkan desain eksterior, Mitsubishi kini mengungkap salah satu spesifikasi paling penting, yakni teknologi pengisian daya yang dibawa Eclipse Sportback EV.

Mobil listrik ini dipastikan mendukung DC Fast Charging hingga 150 kW, menggunakan port North American Charging Standard (NACS), sekaligus kompatibel dengan jaringan Tesla Supercharger di Amerika Utara.

Teknologi tersebut menjadi salah satu nilai jual utama Eclipse Sportback EV,  karena memberikan kemudahan bagi pengguna untuk mengakses ribuan titik pengisian cepat Tesla tanpa harus bergantung pada adaptor tambahan.

Bagi Mitsubishi, langkah ini sekaligus memperkuat strategi elektrifikasi perusahaan di tengah persaingan pasar mobil listrik yang semakin ketat.

Isi Baterai 10–80 Persen Hanya Sekitar 35 Menit

Informasi terbaru yang paling menarik adalah kemampuan pengisian cepat baterainya.

Mitsubishi menyebut Eclipse Sportback EV mampu mengisi baterai dari 10 persen hingga 80 persen dalam waktu sekitar 35 menit apabila menggunakan stasiun pengisian cepat DC dengan daya maksimum 150 kW.

BACA JUGA:SUV Andalan Mitsubishi di 2026: Pajero Sport Tawarkan Fitur Lengkap dan Harga Kompetitif

BACA JUGA:Adu Tangguh di Tambang! Toyota Hilux vs Mitsubishi Triton 2026, Mana Lebih Kuat?

Kecepatan tersebut membuat mobil ini cukup kompetitif di kelas SUV listrik menengah.

Meski demikian, Mitsubishi mengingatkan bahwa waktu pengisian dapat berbeda tergantung beberapa faktor, antara lain:

temperatur baterai,

suhu lingkungan,

kondisi pengisian,

kapasitas daya stasiun pengisian,

serta sistem manajemen baterai kendaraan.

Sebagaimana mobil listrik modern lainnya, kecepatan pengisian akan menurun ketika kapasitas baterai melewati kisaran 80 persen untuk menjaga umur baterai tetap optimal.

Bisa Menggunakan Tesla Supercharger

Salah satu pembaruan terbesar pada Eclipse Sportback EV adalah penggunaan konektor NACS.

Standar konektor yang dikembangkan Tesla tersebut kini mulai diadopsi banyak produsen otomotif di Amerika Utara karena menawarkan akses ke jaringan Tesla Supercharger, yang dikenal sebagai salah satu infrastruktur pengisian kendaraan listrik terbesar dan paling luas.

Dengan kompatibilitas tersebut, pemilik Eclipse Sportback EV akan memiliki pilihan stasiun pengisian yang jauh lebih banyak dibandingkan kendaraan listrik yang masih menggunakan standar lama.

Hal ini menjadi nilai tambah penting karena kemudahan menemukan fasilitas pengisian masih menjadi salah satu pertimbangan utama calon pembeli mobil listrik.

Tetap Mendukung Pengisian Daya di Rumah

Selain pengisian cepat DC, Mitsubishi juga membekali Eclipse Sportback EV dengan konektor J1772 untuk pengisian Level 1 dan Level 2.

Level 1 memungkinkan mobil diisi menggunakan listrik rumah tangga biasa meski membutuhkan waktu lebih lama.

Sementara Level 2 menggunakan wall charger khusus yang umum dipasang di rumah, kantor, apartemen, maupun area publik sehingga proses pengisian menjadi lebih cepat.

BACA JUGA:Mitsubishi Destinator: SUV Keluarga yang Menawarkan Paket Lengkap, Desain Menarik, Mesin Bertenaga

BACA JUGA:SUV Andalan Mitsubishi Kini Makin Premium, Pajero Sport 2026 Usung Mesin Diesel 179 Hp

Dengan kombinasi tersebut, pengguna memiliki fleksibilitas untuk mengisi baterai di rumah sehari-hari maupun menggunakan pengisian cepat saat melakukan perjalanan jauh.

Berbasis Nissan Leaf Generasi Terbaru

Mitsubishi juga mengonfirmasi bahwa Eclipse Sportback EV dikembangkan menggunakan platform yang sama dengan Nissan Leaf generasi terbaru.

Karena berada dalam aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi, kedua produsen memang berbagi berbagai teknologi untuk mempercepat pengembangan kendaraan listrik sekaligus menekan biaya produksi.

Meski berbagi platform, Mitsubishi memberikan sejumlah pembeda melalui desain eksterior.

Bagian depan mengusung identitas Dynamic Shield, sedangkan lampu, bumper, pelek, hingga desain buritan dibuat berbeda agar tetap mencerminkan karakter Mitsubishi.

Dengan pendekatan tersebut, Eclipse Sportback EV tidak hanya menjadi versi rebadge dari Nissan Leaf, tetapi hadir dengan identitas visual yang lebih sporty sesuai nama Eclipse Sportback.

Spesifikasi Lengkap Masih Dirahasiakan

Walaupun teknologi pengisian daya telah diumumkan, Mitsubishi masih menyimpan sejumlah informasi penting.

Pabrikan belum mengungkap:

kapasitas baterai,

tenaga motor listrik,

sistem penggerak,

jarak tempuh,

konsumsi energi,

akselerasi,

harga,

maupun jadwal resmi peluncuran.

Namun melihat kesamaan platform dengan Nissan Leaf terbaru, banyak pengamat memperkirakan spesifikasi dasarnya tidak akan berbeda jauh.

Mitsubishi diperkirakan baru akan mengumumkan seluruh detail tersebut menjelang peluncuran resmi kendaraan.

Strategi Mitsubishi Perkuat Pasar Mobil Listrik

Peluncuran Eclipse Sportback EV menjadi bagian dari strategi Mitsubishi memperluas portofolio kendaraan elektrifikasi.

Persaingan mobil listrik kini semakin ketat dengan hadirnya berbagai model baru dari Tesla, Hyundai, Kia, BYD, Honda hingga Toyota.

Karena itu, Mitsubishi berupaya menghadirkan produk yang tidak hanya menawarkan desain baru, tetapi juga ekosistem pengisian daya yang lebih praktis.

Dukungan terhadap Tesla Supercharger, fast charging 150 kW, serta kompatibilitas pengisian rumah menjadi modal penting untuk meningkatkan daya saing Eclipse Sportback EV.

Daya Tarik Masih Bergantung Harga dan Jarak Tempuh

Meski teknologi pengisian menjadi nilai jual utama, keputusan konsumen nantinya tetap akan dipengaruhi oleh dua faktor penting, yakni harga dan jarak tempuh.

Jika Mitsubishi mampu menawarkan harga yang kompetitif dengan jarak tempuh yang memadai, Eclipse Sportback EV berpotensi menjadi salah satu pemain baru yang diperhitungkan di segmen SUV listrik.

Untuk saat ini, kepastian mengenai dukungan Tesla Supercharger, fast charging 150 kW, serta kemampuan mengisi baterai hingga 80 persen dalam waktu sekitar 35 menit menjadi perkembangan terbaru yang paling dinantikan dari mobil listrik terbaru Mitsubishi tersebut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait