Trump Berkonflik dengan PM Italia, ini Penyebabnya

Minggu 21-06-2026,14:50 WIB
Reporter : Dendi Romi
Editor : Dendi Romi

SUMEKS.CO - Bukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump jika tidak berkonflik dengan pemimpin negara di dunia. Presiden Negeri Paman Sam itu berkonflik dengan Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni usai Trump mengklaim Meloni 'mengemis' meminta berfoto. Padahal, sebelumnya hubungan keduanya harmonis

Dilansir Reuters, Ahad (21/6/2026), saat Trump dilantik untuk masa jabatan keduanya sebagai presiden AS pada tahun 2025, Meloni adalah satu-satunya pemimpin Eropa yang diundang untuk hadir.

Satu setengah tahun kemudian, hubungan Trump dan Meloni mulai berantakan.

Ketegangan antara kedua tokoh sayap kanan ini muncul di awal perang AS-Israel di Iran. Pasalnya perang ini merusak ekonomi Eropa dan membangkitkan kembali sentimen anti-perang yang kuat di Italia.

Ada harapan keduanya bisa memperbaiki hubungan dalam KTT G7 di Prancis. Namun harapan itu hancur ketika Trump mengatakan kepada sebuah saluran TV Italia bahwa Meloni telah "memohon" kepadanya untuk berfoto dengannya.

BACA JUGA:Gagal Negosiasi di Islamabad, Donald Trump Ancam Kerahkan Angkatan Laut AS Blokade Hormuz

BACA JUGA:Mengejutkan, Pejuang Gaza Terima Proposal Donald Trump dan Palestina Siap Merdeka

Meloni membalas, mengatakan Trump telah mengarang cerita tersebut. Lebih jauh lagi, ia menuduh Trump menunjukkan rasa hormat yang jauh lebih besar kepada musuh-musuh Barat daripada kepada teman-teman lamanya.

"Ada satu hal yang harus dia ingat: baik saya maupun Italia tidak pernah memohon," katanya.

Berikut ini jejak riwayat hubungan Trump dan Meloni yang kini memanas:

Memulai Memanas Karena Perang Iran

Kemenangan pemilu Trump tahun 2024 membuka jalan bagi Meloni untuk menjalin hubungan khusus dengan AS. Trump awalnya menghujaninya dengan pujian, menyebutnya pada berbagai kesempatan di tahun 2024 dan 2025 sebagai "pemimpin dan pribadi yang fantastis", "wanita muda yang cantik", "politisi yang sangat sukses" dan "inspirasi bagi semua orang."

BACA JUGA:Charlie Kirk Pindah Alam, Presiden Donald Trump Minta Bendera AS Naik Setengah Aja

BACA JUGA:Gagal Taklukkan Iran, Trump Terpojok di Dalam Negeri, ini Faktanya

Ketika Trump memberlakukan tarif besar-besaran terhadap Uni Eropa, hubungan keduanya tetap baik.

Dia juga menghindari kritik publik terhadapnya, bahkan ketika para pemimpin Eropa lainnya khawatir atas kegagalannya untuk merangkul Ukraina dalam perangnya dengan Rusia dan atas keengganannya untuk menekan Israel agar mengakhiri konflik Gaza.

Kategori :