Mahasiswa 9 Program Studi Padati Sharing Session BDCA, Kupas Ancaman Broken Access Control di Dunia Website

Senin 15-06-2026,11:02 WIB
Reporter : M Fitri
Editor : Mahmud

PALEMBANG, SUMEKS.CO-  Komunitas Bina Darma Cyber Army (BDCA) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan literasi keamanan digital di kalangan mahasiswa melalui penyelenggaraan Sharing Session #3 bertajuk “Broken Access Control: Mengenal Salah Satu Kerentanan Terbesar di Dunia Website”. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Utama Smart Class Lantai 6 Universitas Bina Darma (UBD), Rabu (10/6/2026).

Acara yang dipimpin Ketua BDCA, Ahmad Ghumaydi, mahasiswa Program Studi Teknik Informatika S1, berhasil menarik perhatian sekitar 45 mahasiswa dari berbagai program studi.

Tidak hanya berasal dari bidang teknologi informasi, peserta juga datang dari jurusan Manajemen, Akuntansi, Ilmu Komunikasi, Pendidikan Olahraga, hingga Sastra Inggris.

Tercatat sembilan program studi turut ambil bagian dalam kegiatan ini, yakni Teknik Informatika, Sistem Informasi, Manajemen, Akuntansi, Ilmu Komunikasi, Pendidikan Olahraga, Sastra Inggris, Manajemen Informatika, dan Teknik Komputer.

Dalam sambutannya, Ahmad Ghumaydi mengapresiasi tingginya antusiasme peserta yang hadir. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah untuk memperluas pemahaman mahasiswa terkait keamanan siber sekaligus memperkuat kolaborasi lintas program studi di lingkungan kampus.

BACA JUGA:Mahasiswa Teknik Informatika UBD Sabet Juara 3 Sriwijaya Cyber Security Competition 2026, Unggul Bidang Siber

BACA JUGA:Keren! Dosen UBD Palembang Dipercaya Jadi Mentor AI Global Bersama Google, Microsoft dan NVIDIA

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya keamanan digital serta membuka peluang kerja sama yang lebih luas antarorganisasi mahasiswa,” ujarnya.

Pada sesi utama, materi disampaikan oleh Wihdatu Nuuro Ahmadi, mahasiswa Teknik Informatika S1. Ia mengulas secara komprehensif mengenai Broken Access Control, salah satu kerentanan keamanan yang paling sering ditemukan pada aplikasi dan website modern.

Agar mudah dipahami oleh peserta dari latar belakang non-teknologi, materi dikemas dengan bahasa sederhana dan disertai simulasi langsung.

Melalui demonstrasi tersebut, peserta dapat memahami bagaimana celah akses yang tidak dikelola dengan baik dapat dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab untuk memperoleh data atau fitur yang seharusnya tidak dapat diakses.

Diskusi berlangsung interaktif. Sejumlah peserta aktif mengajukan pertanyaan, mulai dari risiko penggunaan jaringan Wi-Fi publik hingga langkah-langkah melindungi data pribadi dan informasi keuangan di era digital.

Selain menghadirkan materi edukatif, kegiatan ini juga menjadi ajang perdana pengenalan BDCAHOOT, platform kuis digital interaktif yang dikembangkan secara mandiri oleh Divisi Software Development BDCA yang dipimpin Alif Agus Lerian.

Platform tersebut digunakan untuk menguji pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan.

Suasana semakin meriah saat sesi kuis berlangsung. Para peserta bersaing menjawab pertanyaan terkait keamanan siber untuk memperebutkan posisi terbaik.

Kategori :