Mau Beli Barang Bekas? Simak Tips Memilih Barang Second yang Masih Layak Pakai

Minggu 17-05-2026,15:59 WIB
Reporter : Fitri
Editor : Fitri

Barang yang digunakan terlalu pribadi lebih rawan menularkan penyakit. Lebih baik membeli pakaian dalam yang murah dan mereknya tak terkenal tapi baru daripada pakaian dalam bekas apa pun mereknya. Bahkan jika itu milik saudara sendiri yang baru sekali dipakai dan diberikan cuma-cuma karena ia merasa ukurannya kekecilan atau kebesaran, jangan mau.

Begitu pula pipa rokok yang bagaimanapun juga sudah berkali-kali masuk ke mulut pemilik lamanya. Barang yang terlihat masih bagus dan harganya murah gak ada apa-apanya dibandingkan risiko untuk kesehatanmu. Barang yang pemakaiannya amat pribadi harus dibeli dalam kondisi baru dan tidak buat bergantian dengan orang lain.

BACA JUGA:Daftar BPJS Mandiri Kini Semakin Mudah, Cukup Lewat HP Tanpa Harus Antre di Kantor Cabang

BACA JUGA:Antisipasi Tindakan Curanmor di Lokasi Keramaian, Polsek Indralaya Intensifkan Patroli Hunting di Pasar Malam

4. Selisih harga barang baru dengan barang bekas yang ditawarkan

Gak semua barang bekas dijual jauh lebih rendah dibandingkan harga barunya. Tergantung orang yang menjualnya dan sering kali juga dipengaruhi oleh mereknya. Makin terkenal mereknya, versi bekasnya saja barangkali masih terbilang mahal.

Walaupun ada selisihnya, ingat bahwa kualitas barang telah menurun oleh masa pemakaian pemilik sebelumnya. Apakah harga bekasnya sebanding dengan awetnya? Misalnya, jika barang itu dalam kondisi baru dapat digunakan sampai sekitar 4 tahun.

Dengan cermat memilih, barang bekas dapat memberikan manfaat maksimal. Kebutuhanmu tercukupi tanpa mengeluarkan lebih banyak uang.

BACA JUGA:HP Hilang atau Dicuri? Ini Cara Cepat Kunci Akun M-Banking, WhatsApp, dan Gmail dalam 5 Menit

BACA JUGA:Layar AMOLED 3K 120Hz Jadi Andalan, Samsung Galaxy Book3 Pro Tawarkan Performa Gahar

Kategori :