BANYUASIN, SUMEKS.CO - Wakil Bupati Banyuasin Netta Indian didampingi Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin, Tetra Destorie menghadiri Ikrar Deklarasi Zero Handphone, Zero Penipuan, Zero Narkoba (Halinar) di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banyuasin.
Wakil Bupati Banyuasin Netta Indian mengatakan baik secara pribadi, dan atas nama Pemerintah Kabupaten Banyuasin siap berkoordinasi, berkolaborasi dalam melakukan pencegahan narkotika salah satunya dengan Lapas Kelas II Banyuasin.
"Kita pasti support,"kata Netta Indian yang juga Ketua BNK Banyuasin ini.
Tentunya bentuk dukungan Pemkab Banyuasin nantinya bertujuan agar dapat meminalisir atau mencegah peredaran narkoba Kabupaten Banyuasin.
BACA JUGA:WIFI Gratis di Banyuasin Masih Tersendat, Padahal Program Andalan
BACA JUGA:Bupati Askolani Tegaskan Komitmen Pelayanan Terbaik Lewat Pembukaan Kembali KTM Telang
Dalam giat itu sempat dilakukan tes urine terhadap warga binaan Lapas Banyuasin sebagai bentuk upaya penanggulangan dini.
"Hasil tes urin seluruh warga binaan dinyatakan negatif,"bebernya.
Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin, Tetra Destorie mengatakan pihaknya berkomitmen zero handphone, penipuan dan narkoba di Lapas Kelas II Banyuasin.
"Itu komitmen kami, bersih dari hp, narkoba dan penipuan,"ucapnya.
Tentunya bersinergi dengan semua pihak terkait, kemudian juga melaksanakan tugas dan fungsi sesuai SOP yang berlaku.
Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada BNK, karena telah melaksanakan ges urine terhadap warga binaan dan petugas."Hasilnya negatif,"ungkapnya.
Serta penggeledahan di sejumlah blok lapas dibantu oleh aparat hukum baik kepolisian dan TNI, tidak ditemukan adanya narkoba dan HP.