WASHINGTON, SUMEKS.CO - Polemik keikutsertaan Timnas Iran di Piala Dunia 2026 akhirnya berakhir. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang sebelumnya getol menjegal Iran untuk tampil di pesta sepak bola sejagat itu akhirnya mengalah.
Presiden dari Partai Republik itu akhirnya mengizinkan Team Melli tampil di Piala Dunia 2026 yang babak penyisihannya digelar di Negeri Paman Sam.
"Tahukah Anda? Biarkan saja mereka bermain," kata Trump, menanggapi pertanyaan seorang wartawan di Ruang Oval, melansir Anadolu Agency.
"Gianni (Infantino) luar biasa. Dia teman saya, dan dia sudah membicarakan hal ini. Saya bilang, 'Lakukan saja apa pun yang kamu mau. Kamu boleh membiarkan mereka ikut, atau kamu tidak perlu menyertakannya. Mungkin mereka punya tim yang bagus," kata Trump.
BACA JUGA:Disindir Kanselir Jerman, Pemimpin Iran Permalukan AS, Trump Berang
BACA JUGA:Iran-AS Tutup Mata, Kapal Pesiar Mewah Rusia Lintasi Selat Hormuz
Infantino, Presiden FIFA, juga sekali lagi menegaskan posisi Iran di Piala Dunia 2026. Iran dipastikan tetap ikut berlaga.
"Tentu saja, Iran akan bertanding di Amerika Serikat. Alasannya sederhana, karena kita harus bersatu. Kita harus mendekatkan orang-orang," kata Infantino, mengutip BBC
Komentar ini datang di tengah desakan mencoret Iran dari Piala Dunia 2026. Sebelumnya utusan Donald Trump, Paolo Zampolli, meminta FIFA agar menukar Iran dengan Italia.
Keikusertaan Iran di Piala Dunia 2026 memang disorot hingga beberapa pekan sebelum kejuaraan digelar. Sebab, Iran tengah perang dengan AS, tuan rumah ajang tersebut.
FIFA berkali-kali menegaskan Mehdi Taremi dkk akan tetap bermain di Piala Dunia 2026. Meski begitu, tensi politik membuat keikutsertaannya terus dipertanyakan.
BACA JUGA:Kanselir Jerman: Pemimpin Iran Sedang Permalukan AS
BACA JUGA:Utusan Khusus Trump Kukuh Temui Presiden FIFA untuk Golkan Italia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026
Baru-baru ini, pejabat Iran ditolak masuk ke Kanada untuk menghadiri Kongres FIFA di Vancouver. Presiden Federasi Iran, Mehdi Taj, dinilai terafiliasi IRGC, Korps Garda Revolusi Iran, yang dicap sebagai organisasi teroris di Kanada dan AS.
Sebelumnya Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, juga menyatakan hal serupa. Ia melarang semua pihak Iran yang terafiliasi IRGC datang ke Piala Dunia 2026. (dri)