Penampungan BBM PT CIP di Banyuasin Meledak, 4 Pekerja Alami Luka Bakar Serius

Selasa 28-04-2026,21:47 WIB
Reporter : Akda
Editor : Julheri

BANYUASIN, SUMEKS.CO - Empat orang mengalami luka bakar cukup serius, usai tangki penampungan Bahan Bakar Minyak PT Cakra Indo Pratama meledak di Desa Durian Daun, Kecamatan Suak Tapeh, Banyuasin, Selasa (28/4) sore.

Empat korban tersebut yaitu Al (62), Mr (26), AH (23) yang merupakan pekerja PT CIP dan R kernet truk PT Keysya Jaya Negeri yang harus mendapatkan perawatan lebih lanjut di rumah sakit Banyuasin.

Belum diketahui secara pasti apa penyebab kebakaran dan ledakan tangki penampungan Bahan Bakar Minyak (BBM) PT Cakra Indo Pratama (CIP), hingga menyebabkan empat orang alami luka bakar.

BACA JUGA:Balai Kota Pagar Alam Diramaikan Warga, Undian Tabungan Pesirah BSB Bikin Antusias Meledak

BACA JUGA:Sempat Terlibat Baku Tembak dengan Warga, Polda Sumsel Ringkus Pemilik Sumur Minyak Meledak di PT Hindoli

Tapi korban sendiri yang sudah meringis kesakitan pasca kejadian itu langsung di evakuasi oleh rekan rekan korban ke rumah sakit menggunakan mobil dan rekan lainnya menghubungi pihak kepolisian.

Usai kejadian Satreskrim Polres Banyuasin mendatangi Tempat Kejadian Perkara untuk melakukan olah TKP awal guna mengumpulkan barang bukti dan meminta keterangan sejumlah saksi.

Tentunya dalam hal ini Polres Banyuasin akan melakukan pemeriksaan terhadap aspek legalitas operasional perusahaan, termasuk perizinan serta penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

BACA JUGA:PHEV Meledak 3.000%! Mengapa Orang Kaya RI Mulai Tinggalkan Hybrid Biasa dan Pindah ke Plug in?

BACA JUGA:Update, Korban Gas 12Kg Meledak di Palembang Bertambah Usai 2 Hari Dirawat di Rumah Sakit, Jadi 3 Orang

Ketika dikonfirmasi, Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino melalui Kasat Reskrim AKP M Ilham mengatakan kalau pihaknya sudah mendatangi tempat kejadian perkara."Kita juga sudah meminta keterangan sejumlah saksi,"katanya. 

Namun untuk kronologis secara pasti penyebab kebakaran dan ledakan itu, M Ilham belum dapat memastikan secara pasti."Kita masih periksa saksi, nanti akan kita sampaikan lebih lanjut,"pungkasnya.(qda)

Kategori :