Dalam pameran tersebut, tim Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Kanwil Kemenkum Sumsel memberikan layanan konsultasi terkait:
Pendaftaran merek Hak cipta Paten Desain industri Rahasia dagang Indikasi geografis
Tim pelayanan terdiri dari Yulkhaidir, Yogi Prasetyo, Agus Saputra, dan Syafira Aquaristha.
Selain itu, Direktorat Kerja Sama DJKI juga menugaskan Junian dan Anggara sebagai perwakilan dalam kegiatan tersebut.
Sementara sesi talkshow menghadirkan narasumber dari Direktorat Merek dan Indikasi Geografis, yakni Ranie Roni.
Antusiasme Tinggi Warga Palembang
Selama hari pertama pelaksanaan, booth layanan KI mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sejumlah pengunjung memanfaatkan kesempatan untuk berkonsultasi mengenai perlindungan merek dan legalitas usaha.
Kanwil Kemenkum Sumsel mencatat telah terjadi satu pendaftaran merek pada hari pertama pameran.
Antusiasme ini dinilai menunjukkan meningkatnya kesadaran pelaku usaha terhadap pentingnya perlindungan kekayaan intelektual sebagai aset bisnis.
Dorong UMKM dan Franchise Berkembang
Keikutsertaan Kanwil Kemenkum Sumsel dalam IFBC Expo 2026 diharapkan mampu mendorong pertumbuhan usaha franchise, UMKM, dan bisnis lokal di Sumatera Selatan agar lebih kompetitif.
Selain itu, perlindungan KI dinilai penting untuk menjaga identitas produk, meningkatkan nilai usaha, dan memperluas peluang ekspansi bisnis.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap semakin banyak pelaku usaha yang sadar pentingnya mendaftarkan kekayaan intelektual sejak dini.