5 Makanan Sehat untuk Usus: Tingkatkan Imunitas dan Bersihkan Pencernaan

Selasa 07-04-2026,15:38 WIB
Reporter : Carina
Editor : Fitri

Jahe mengandung zat gingerol yang bersifat antioksidan sehingga bisa mengatasi peradangan di tubuh. Efek karminatif pada jahe juga mampu meringankan kram pada usus dan mencegah gejala sakit maag, seperti perut kembung. 

Jahe aman dikonsumsi bagi penderita GERD karena bermanfaat untuk melancarkan pencernaan makanan di usus kecil dan usus besar. Konsumsinya juga meningkatkan laju tinja dan mengontrol waktu transitnya agar tetap normal.  

BACA JUGA:Jarang Dikonsumsi, Ini 8 Manfaat Buah Mulberry untuk Kesehatan, dari Gula Darah hingga Jantung

BACA JUGA:5 Kreasi Camilan dari Buah yang Sehat, Penuhi Keinginan Ngemil di Bulan Ramadhan dengan Cara Unik

3. Buah dan Sayur 

Buah dan sayuran terkenal sangat baik untuk usus. Kedua jenis makanan ini mengandung serat, prebiotik, serta probiotik alami yang membantu menjaga keseimbangan mikrobioma usus. 

Cara menikmatinya juga beragam, mulai dari dimakan langsung, diolah sebagai salad, serta diminum sebagai jus. Jus buah dan sayuran mengandung nutrisi yang bisa menghidrasi tubuh dan melancarkan buang air besar. Selain itu, mengonsumsi buah dan sayur juga meningkatkan mikrobioma usus, mengatasi sembelit, dan melancarkan pergerakan makanan ke usus. 

4. Pati Resisten 

Pati resisten (resistant starch) adalah jenis karbohidrat kompleks yang tidak dapat dipecah menjadi glukosa dan tidak dicerna oleh usus halus. Pati jenis ini hanya dicerna di usus besar, di mana bakteri mengubahnya menjadi asam lemak rantai pendek yang bermanfaat bagi kesehatan pencernaan.  

BACA JUGA:Dari Banyuwangi ke Pasar Lebih Luas, Petani Buah Naga Naik Kelas Berkat Program Klasterku Hidupku BRI

BACA JUGA:Terus Bergeliat, Pemberdayaan BRI Ungkit Perekonomian Desa Empang Baru

Mengutip penelitian terbitan jurnal Foods (2021), pati resisten merupakan salah satu prebiotik atau asupan yang menjaga keseimbangan bakteri atau mikrobiota usus. Dalam hal ini, proses pencernaannya di usus besar akan membuat lingkungan di dalamnya menjadi lebih asam.  

Hal ini akan membantu tubuh untuk memproduksi butirat. Jenis asam lemak ini merupakan “bahan bakar” untuk bakteri baik di dalam usus. Jadi, pati resisten mampu meningkatkan pertumbuhan bakteri baik, seperti Bifidobacteriaceae dan Lactobacillaceae, yang dapat mengurangi peradangan. 

Kandungan pati resisten dapat ditemui di kacang-kacangan atau biji-bijian, kentang mentah, nasi, oat, dan pisang hijau. Namun, konsumsinya harus tetap diperhatikan agar tidak memicu kenaikan gula darah. 

5. Probiotik 

Makanan untuk menjaga kesehatan usus yang terakhir adalah makanan yang mengandung probiotik. Kandungan probiotik telah lama dikenal bermanfaat dalam menyehatkan dan menjaga kebersihan usus. 

Kategori :