OGAN ILIR, SUMEKS.CO - Polres Ogan Ilir meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di tahun 2026 ini.
Hal itu dilakukan, lantaran wilayah Kabupaten Ogan Ilir menjadi salah satu daerah yang rawan terjadi Karhutla seiring kondisi cuaca yang panas.
Kasat Samapta Polres Ogan Ilir, AKP Sutopo, memberikan penekanan dan atensi khusus kepada seluruh jajaran personel Samapta.
Dalam arahannya, Kasat Samapta menegaskan agar seluruh personel segera melakukan pengecekan ulang terhadap peralatan khusus penanggulangan Karhutla.
BACA JUGA:Eksepsi Ditolak, Hakim Perintahkan Jaksa Lanjutkan Sidang Korupsi Pengadaan Pompa Karhutla Muratara
BACA JUGA:Apel Perdana Usai Lebaran, Kapolda Sumsel Tegaskan Siaga dan Mulai Waspada Karhutla
"Seperti mesin pompa air, selang, nozzle, serta perlengkapan pendukung lainnya, harus dicek ulang," tegasnya, Kamis, 2 April 2026.
Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh peralatan dalam kondisi baik, siap pakai, dan dapat digunakan secara maksimal saat terjadi kebakaran.
Selain itu, personel juga diinstruksikan untuk melakukan perawatan rutin, memastikan ketersediaan bahan bakar, serta menyiapkan sumber air sebagai langkah antisipasi dini.
"Kesiapan personel dan sarana prasarana, menjadi faktor utama dalam mempercepat penanganan Karhutla di lapangan," lanjutnya.
BACA JUGA:JPU Minta Hakim Tolak Eksepsi Dua Terdakwa Korupsi Pengadaan Pompa Siaga Karhutla Rp1,2 Miliar
BACA JUGA:Ini Modus Dua Terdakwa Korupsi APAR Siaga Karhutla Didakwa Bikin Tekor Negara Nyaris Rp1,2 Miliar
Kasat Samapta juga mengingatkan agar seluruh jajaran meningkatkan patroli, serta deteksi dini di wilayah rawan Karhutla.
Di samping itu, personel diminta untuk membangun komunikasi yang baik dan intens dengan instansi pemerintah terkait di Kabupaten Ogan Ilir, guna memperkuat sinergitas dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla secara terpadu.
"Kepada jajaran diimbau untuk aktif memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait larangan melakukan pembakaran lahan, baik untuk keperluan perkebunan maupun pertanian.