Total penumpang: 41.702 orang (turun 11,6% dari tahun lalu)
Roda dua: 4.241 unit (naik 11,6%)
Roda empat: 5.539 unit (turun 23,1%)
Truk: 743 unit (turun 23,4%)
Bus: 274 unit (naik 12,3%)
Total kendaraan: 10.797 unit
Secara kumulatif, pergerakan penumpang dari Jawa ke Sumatera ( Merak - Bakauheni ) sejak H-10 hingga H-5 mencapai 311.517 orang, meningkat 6,7% dibanding tahun sebelumnya.
Sementara itu, dari Sumatera ke Jawa tercatat 191.988 penumpang, dengan total kendaraan mencapai 40.236 unit.
Kapan membludak? Puncak Mudik Diprediksi terjadi pada tanggal 18-19 Maret 2026
Menurut Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, lonjakan tertinggi arus mudik lebaran 2026 ini diperkirakan terjadi pada: Rabu, 18 Maret 2026 dan Kamis, 19 Maret 2026
“Kami telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi, baik dari sisi operasional maupun koordinasi lintas instansi untuk memastikan pelayanan tetap optimal,” ujarnya.
BACA JUGA:Mudik Lebaran Nyaman di Jalur Pantura: Ini Do and Don’t Mengatur Mode Berkendara Saat Terjebak Macet
BACA JUGA:Ditutup Sementara, Jalur Mudik Jambi - Palembang, Pemudik Dialihkan Lewat Lubuk Linggau
Bagaiaan Strategi Antisipasi Kepadatan pemudik lebaran 2026 ini? Untuk menghindari penumpukan kendaraan di pelabuhan penyebrangan, ASDP menerapkan sejumlah strategi, di antaranya:
Delaying system di buffer zone seperti Rest Area KM43, KM68, dan JLS Merak
Pengaturan di Bakauheni: KM87B, KM67B, KM49B, KM33B, KM20B hingga Terminal Gayam