Patroli ini dilakukan untuk mendeteksi potensi gangguan keamanan sekaligus memperkuat komunikasi antara polisi dan masyarakat.
Dalam pengendalian operasi, Polda Sumsel juga menggelar rapat Analisis dan Evaluasi (Anev) yang dipimpin Kompol Polin E.A. Pakpahan.
Rapat tersebut membahas kemacetan yang sempat terjadi di wilayah Banyuasin akibat kendaraan bermasalah di jalur lalu lintas.
Sebagai langkah antisipasi, kepolisian menerapkan sistem delay kendaraan berat bersumbu tiga agar tidak bercampur dengan arus kendaraan pemudik.
Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho mengatakan capaian nol kecelakaan dan nihil kriminalitas merupakan hasil kerja keras seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan mudik.
“Data hari kedua menunjukkan hasil yang sangat baik. Nol kecelakaan dan nihil kriminalitas menjadi bukti kesiapan seluruh personel dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat,” ujarnya.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menambahkan, transparansi data operasional menjadi bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat.
“Capaian ini bukan kebetulan, tetapi hasil kerja keras seluruh personel yang terus melakukan patroli, edukasi, dan pengamanan di berbagai titik keramaian,” katanya.
Polda Sumsel juga mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas serta mengikuti arahan petugas selama perjalanan mudik.
Operasi Ketupat Musi 2026 dijadwalkan berlangsung hingga 25 Maret 2026 untuk memastikan arus mudik dan arus balik Lebaran di Sumatera Selatan berjalan aman dan lancar.
Kalau kamu mau, aku juga bisa buat versi yang lebih “tajam untuk portal berita” (lebih dramatis, SEO kuat, dan lebih klik-bait tapi tetap aman secara jurnalistik).