Polda Sumsel - Pertamina Perkuat Pengamanan Distribusi BBM Jelang Mudik Lebaran 2026

Kamis 12-03-2026,12:13 WIB
Reporter : M Reigan
Editor : Mahmud

Polda Sumsel dan Pertamina Perkuat Pengamanan Distribusi BBM Jelang Mudik Lebaran

Palembang, sumeks.co - Polda Sumsel memperkuat koordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) guna memastikan kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM),  serta pengamanan objek vital energi menjelang Ramadan dan arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah.

Sinergi tersebut dibahas dalam pertemuan antara Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho dan jajaran manajemen Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel yang digelar di Ruang Delegasi Lantai 2 Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Kamis (12 Maret 2026).

Pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk mengantisipasi potensi gangguan distribusi energi, terutama saat mobilitas masyarakat meningkat selama musim mudik Lebaran.

Delegasi Pertamina dipimpin langsung oleh Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Erwin Dwiyanto, bersama jajaran manajemen regional.

BACA JUGA:Cara Daftar Subsidi Tepat MyPertamina Maret 2026 Terbaru untuk Beli Pertalite

BACA JUGA:CEK, Ini 9 Terdakwa Korupsi Tata Kelola Minyak Pertamina, Divonis 9 hingga 15 Tahun Penjara

Sementara dari pihak kepolisian turut hadir Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, Dir Intelkam Kombes Pol Tony Budhi Susetyo, serta Dir Reskrimsus Kombes Pol Doni Satrya Sembiring.

Kehadiran unsur intelijen dan reserse kriminal khusus menunjukkan bahwa pengawasan distribusi energi tidak hanya berkaitan dengan logistik, tetapi juga memiliki dimensi keamanan yang penting.

Kapolda Sumsel dalam pertemuan tersebut menyoroti fenomena antrean kendaraan di sejumlah SPBU, khususnya di jalur lintas keluar Kota Palembang.

Beberapa titik yang menjadi perhatian di antaranya jalur menuju Musi Banyuasin, Ogan Ilir, dan Banyuasin yang kerap mengalami peningkatan antrean kendaraan.

Menurut Kapolda, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kemacetan panjang serta keresahan masyarakat apabila tidak dikelola secara baik.

Oleh karena itu, Polda Sumsel mendorong pengawasan yang lebih ketat terhadap rantai distribusi BBM.

Pengawasan tersebut mencakup pencegahan praktik penimbunan bahan bakar, pengisian berulang menggunakan kendaraan yang telah dimodifikasi, serta potensi penyalahgunaan distribusi BBM oleh oknum tertentu.

Menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026, Kapolda Sumsel juga meminta dilakukan pemetaan menyeluruh terhadap wilayah yang berpotensi mengalami lonjakan kebutuhan BBM.

Kategori :