Langkah tersebut bertujuan untuk memastikan seluruh mekanisme pengawasan berjalan dengan baik serta meminimalisir potensi penyalahgunaan senjata api.
Selain itu, koordinasi dengan berbagai pihak juga dinilai penting untuk menjaga agar pengelolaan senjata api tetap berada dalam koridor hukum.
BACA JUGA:Kesiapan Tol Kayuagung Jelang Arus Mudik Dicek Kapolda Sumsel Bersama Gubernur Sumsel
Hal ini termasuk kerja sama dengan organisasi olahraga menembak seperti Perbakin yang memiliki peran dalam pembinaan atlet serta pengelolaan penggunaan senjata dalam kegiatan olahraga.
Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Sumsel menerima Ketua Umum Perbakin Sumatera Selatan Anto Bambang Utoyo beserta jajaran pengurus.
Turut hadir dalam rombongan Perbakin antara lain Penasehat Asfan Sanaf, Bendahara Adam Sautin, Ketua Bidang Reaksi Seno Mahyudin, serta Ketua Bidang Berburu Alex Suhendra.
Kapolda Sumsel juga di dampingi sejumlah pejabat utama di lingkungan Polda Sumsel, di antaranya Direktur Intelkam Kombes Pol Tony Budhi Susetyo, Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes Pol Johannes Bangun, Komandan Satuan Brimob Kombes Pol Susnadi, serta Kabid Propam Kombes Pol Raden Azis Safiri.
Pertemuan tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara kepolisian dan organisasi olahraga menembak di Sumatera Selatan.
Selain membahas pengawasan senjata api, pertemuan juga menyinggung upaya pembinaan atlet menembak serta pengembangan olahraga tersebut di daerah.
Dalam kesempatan itu, Perbakin Sumatera Selatan juga menyampaikan rencana penyelenggaraan kompetisi menembak tingkat nasional di wilayah Sumatera Selatan.
Kegiatan tersebut direncanakan akan melibatkan atlet menembak dari berbagai daerah di Indonesia.
Kompetisi yang direncanakan tersebut akan mempertandingkan beberapa kategori lomba, di antaranya tembak reaksi, tembak berburu, tembak sasaran, long range shooting, serta tembak pistol.
Event tersebut diharapkan dapat menjadi ajang pembinaan atlet sekaligus meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga menembak.
Selain itu, Perbakin Sumsel juga mengusulkan penyelenggaraan turnamen bertajuk “Kapolda Sumsel Cup”.
Turnamen ini diharapkan dapat menjadi agenda kompetisi menembak berskala nasional yang mampu menarik partisipasi atlet dari berbagai provinsi.