Usai Sidak Pasar, Sekda Palembang Aprizal Hasyim Pastikan Stok Sembako Stabil dan Aman

Senin 02-03-2026,14:19 WIB
Reporter : Tri
Editor : Wiwik

PALEMBANG, SUMEKS.CO - Usai sidak dan monitoring sembako ke beberapa pasar tradisional di Palembang, Sekda Aprizal Hasyim memastikan stok stabil dan aman. 

''Pemkot Palembang secara terus menerus memantau posisi stok dan stabilitas harga sembako selama bulan puasa tahun ini,'' kata Sekda Kota Palembang Aprizal Hasyim, 2 Maret 2026 sesaat usai sidak di Pasar Tradisional Lemabang, Senin 2 Maret 2026.


Sekda Aprizal Pimpin Sidak Pasar, Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil Jelang Ramadan--

Dalam sidak tersebut, Sekda Aprizal didampingi tim dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) guna memastikan tidak hanya aspek ketersediaan dan harga, tetapi juga keamanan pangan yang beredar di masyarakat.

Aprizal berdialog langsung dengan para pedagang untuk memperoleh gambaran riil terkait distribusi dan pasokan barang. Sejumlah komoditas strategis menjadi fokus pemantauan.

Di antaranya beras, telur, gula pasir, cabai, daging ayam, dan daging sapi. Komoditas tersebut dinilai sebagai kebutuhan utama masyarakat yang permintaannya cenderung meningkat menjelang Ramadan.

Usai melakukan pengecekan, Aprizal memastikan bahwa kondisi pasokan bahan pokok di Kota Palembang relatif aman dan harga masih terkendali.

BACA JUGA:Pastikan Harga Sembako Palembang Stabil, Pemkot Palembang Gencarkan Pasar Murah Ramadhan

BACA JUGA:Reklame Diduga Milik HM Sampoerna Terindikasi Melanggar, GMPL Desak Pemkot Palembang Ambil Tindakan

“Kita patut bersyukur, karena pasokan beras di Kota Palembang selama Bulan Suci Ramadan masuk dalam kategori aman, dengan ketersediaan mencapai 27 ribu ton. Ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, harga sejumlah komoditas lain seperti gula pasir, cabai, daging ayam, daging sapi, dan telur juga terpantau stabil dan tidak mengalami kenaikan signifikan. Pemerintah Kota Palembang akan terus melakukan pengawasan rutin untuk mencegah lonjakan harga yang dapat membebani masyarakat.

Selain memantau harga dan stok, aspek keamanan pangan turut menjadi perhatian serius. Tim BPOM melakukan pengambilan sampel terhadap sejumlah produk makanan yang dijual pedagang, seperti tahu, mi, dan cincau, guna memastikan tidak mengandung bahan berbahaya serta memenuhi standar mutu dan keamanan pangan.

“Alhamdulillah, hasil pengecekan BPOM terhadap makanan yang dijual pedagang tidak menemukan zat berbahaya. Artinya, produk yang beredar aman untuk dikonsumsi masyarakat,” tegas Aprizal.

BACA JUGA:Sinergi Pemkot-Lanud: Siapkan Lahan Representatif Untuk Sekolah Rakyat Permanen

BACA JUGA:Pemkot Palembang Matangkan Program BSPS 2026, 1.000 Rumah Tak Layak Huni Segera Direhabilitasi

Kategori :