Kemudian buncis, sayuran ini cukup aman dalam jumlah sedang. Lalu kentang, kentang adalah sumber karbohidrat yang baik dan rendah lemak, aman bagi pencernaan.
2. Cara mengolah sayur agar tidak kembung
Cara memasak sama pentingnya dengan jenis sayurnya.
Yaitu dengan direbus atau dikukus. Hindari sayuran mentah (lalapan/salad) karena lebih sulit dicerna dan memicu gas.
BACA JUGA:Hukum Sikat Gigi Siang Hari Saat Puasa, Batal atau Tetap Sah? Ini Penjelasan Lengkapnya
BACA JUGA:Berikut Menu Takjil Anti Ribet di Bulan Puasa dan Praktis
Sup bening. Memasak sup bening sangat baik bagi lansia. Yaitu sayur bayam bening, sup wortel, atau sup labu sangat direkomendasikan karena hangat dan ringan.
Masak hingga lunak.Pastikan sayuran dimasak matang sempurna agar serat lebih mudah terurai.
Hindarilah penggorengan. Saat puasa hindari memasak sayur dengan minyak berlebih atau santan kental yang memperlambat pengosongan lambung.
3. Cara mengatasi kembung bagi lansia
Jahe. Gunakan jahe pada masakan atau minum air jahe hangat untuk menenangkan otot usus dan mengurangi gas.
BACA JUGA:Hukum Sikat Gigi Siang Hari Saat Puasa: Membatalkan atau Tidak? Simak Penjelasan Lengkapnya
BACA JUGA:Ide Menu Takjil untuk Buka Puasa yang Praktis Cocok Buat Jum'at Berkah
Porsi kecil. Saat makan sahur ataupun berbuka agar makan dalam porsi kecil namun sering, terutama saat berbuka, untuk mencegah lambung kaget.
Hindari sayuran pemicu gas. Yaitu kurangi sayur kol, brokoli, kembang kol, bawang bombay, dan kacang-kacangan secara berlebihan.
Minum air cukup. Air jahe atau teh chamomile dapat membantu meredakan perut kembung setelah makan.