Polda Sumsel juga memperkuat komunikasi dengan kelompok buruh.
Pendampingan sosial dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah potensi gesekan sosial.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menjelaskan bahwa seluruh kegiatan difokuskan pada hasil yang terukur.
Ia menyebut arahan Kapolda jelas, yaitu mengedepankan visualisasi aksi nyata.
Program ketahanan pangan dijalankan langsung di lapangan.
Sinergitas bersama ojol dan buruh diperkuat melalui kegiatan konkret.
Menurutnya, manfaat program harus benar-benar dirasakan masyarakat.
Selain sektor pangan, Polda Sumsel juga mendukung Program Makan Bergizi Gratis.
Program tersebut menjadi bagian dari kebijakan strategis nasional.
Polda Sumsel memperkuat dukungan melalui pengembangan aplikasi MBG 3T.
Aplikasi tersebut menjangkau wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal di Sumatera Selatan.
Kapolda meminta seluruh jajaran memastikan implementasi program berjalan efektif.
Ia juga menekankan pentingnya pengawasan dan pelaporan berkala.
Menjelang kunjungan kerja Kapolri, Polda Sumsel menyiapkan sejumlah agenda strategis.
Beberapa fasilitas publik akan diresmikan dalam kunjungan tersebut.