Rumah dan Garasi Amblas ke Sungai Lematang

Sabtu 14-02-2026,00:02 WIB
Editor : Julheri

MUARA ENIM, SUMEKS.CO - Satu unit rumah dan garasi mobil di Dusun II Desa Rami Pasai, Kecamatan Benakat, Kabupaten Muara Enim amblas ke Sungai Lematang akibat longsor, Kamis 12 Februari 2026 sekitar pukul 02.45 WIB.

Pemilik rumah, Abdul Yasid (44) menyampaikan bahwa, rumah yang terkena longsor itu belum sepenuhnya selesai dibangun, baru saja dipasang kerangka atap.  "Jadi rumahnya memang belum ditempati, saya dan keluarga tinggal di rumah seberang sekitar 5 meter jaraknya," ujar Abdul.

Abdul mengungkapkan, saat kejadian dirinya sedang tidur, tiba-tiba dibangunkan anaknya karena ada dengar suara gemuruh dari luar. "Setelah dilihat ternyata posisi atap garasi sudah miring ke sungai," ungkapnya.

BACA JUGA:Banjir di Gunung Megang Jadi Wahana Rekreasi Dadakan, Sudah Biasa Tiap Tahun Sungai Lematang Meluap

BACA JUGA:4 Hari Pencarian Bocah Rafael Akhirnya Ditemukan, 80 KM Dari TKP Jatuh ke Sungai Lematang

Lanjut Abdul, ia bergegas memutus kabel lampu dari garasi, sedangkan anak dan istrinya menyelamatkan motor yang terparkir di dalam. "Tidak berani lama-lama di sana karena takutnya pijakan kita berdiri juga ikut amblas ke sungai," bebernya.

Abdul mengatakan, sebelum kejadian memang sempat hujan sekitar 2 jam, namun air sungai tidak terlalu tinggi. "Baru tahu rumah benar-benar amblas sekitar 10-15 menit setelah kita menjauh dari lokasi," katanya.

Dirinya mengaku sudah trauma dan tidak mau membangun ulang rumah serta garasi yang sudah terkena longsor tersebut. "Sebenarnya banyak rumah yang sudah terancam longsor di pinggir sungai ini, termasuk rumah yang dihuninya, tapi memang belum ada solusi," tuturnya.

BACA JUGA:27 Rumah di Kawasan Ujan Mas Muara Enim Terendam Banjir, Warga di Bantaran Sungai Lematang Waspada

BACA JUGA:8 Peserta Lulus Administrasi Calon Direktur Perumdam Air Minum Lematang Enim

Abdul mengatakan, sebelumnya warga Rami Pasai sudah ada diusulkan kalau bisa rumahnya dipindahkan, namun masyarakat sudah terasa nyaman. "Kalau memang ada solusi dari Pemerintah, kita minta agar dibangun Dam," tutupnya.

Sementara itu, Kapolsek Gunung Megang AKP Kms Erwin saat dikonfirmasi  membenarkan adanya peristiwa longsor tersebut. 'Personil sudah turun ke lokasi untuk melakukan pendataan," ujar Erwin.

Erwin memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun kerugian ditaksir mencapai Rp50 juta. 'Akibat longsor, rumah dan garasi jatuh ke sungai, serta 1 mesin motor Honda Sonic dan 1 mesin mobil Suzuki Carry Futura," pungkasnya.

BACA JUGA:27 Rumah di Kawasan Ujan Mas Muara Enim Terendam Banjir, Warga di Bantaran Sungai Lematang Waspada 

BACA JUGA:8 Peserta Lulus Administrasi Calon Direktur Perumdam Air Minum Lematang Enim 

Kategori :