PALEMBANG, SUMEKS.CO - Begini update musibah kebakaran di Jalan Sakyakirti Lorong Pancasila RT 41/10 Kelurahan Karang Anyar Kecamatan Gandus Palembang, Selasa 3 Februari 2026, sekira pukul 19.30 WIB.
Peristiwa kebakaran menghanguskan satu unit rumah kayu milik korban, Siti Aminah (45). Pemicu peristiwa kebakaran diduga akibat korsleting listrik di kediaman korban terletak di Jalan Sakyakirti Lorong Pancasila RT 41/10 Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Gandus, Palembang.
Saksi mata di lokasi kejadian, Sudarman berkata bahwa dirinya pertama kali melihat api dan kepulan asap sekitar pukul 19.35 WIB berawal dari adanya dugaan korsleting listrik di rumah korban, Siti Aminah.
BACA JUGA:Kebakaran Bengkel di Palembang Hanguskan Mobil Penculik, Berikut Harga Hardtop Terbaru dan Bekas
"Karena panik, saya langsung berteriak dan meminta tolong dengan warga," ucapnya, Rabu 4 Februari 2026.
Mendengar teriak Sudarman, warga berhamburan keluar rumahnya masing-masing, dengan alat seadanya berjibaku memadamkan kobaran api.
"Spontan saya berteriak Pak. Warga pun berhamburan memadamkan kobaran api, petugas PBK dan mobil Damkar cepat mendatangi lokasi kejadian, sekitar pukul 21.30 WIB, api berhasil dipadamkan," katanya.
Sementara, Kapolsek Gandus Palembang AKP Firmansyah membenakan adanya peristiwa kebakaran tersebut yang diduga api berasal dari konsleting listrik di rumah korban.
BACA JUGA:Kebakaran di 1 Ulu Palembang Hanguskan Satu Unit Rumah Semi Permanen dan Motor, 4 Lainnya Terdampak
BACA JUGA:Kebakaran di 3 Ulu Palembang Senin Malam Api Membumbung Tinggi, Rumah Dua Lantai Jual Gas
"Diduga api dari korsleting listrik di rumah korban, ketika kita mendapati informasi tersebut piket Polsek Gandus, fungsi, Reskrim dan Inafis Polrestabes Palembang langsung mendatangi TKP untuk melakukan olah TKP dan mengambil keterangan saksi saksi, ' ungkapnya
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini, hanya saja 1 unit rumah kayu dengan kerugian berkisar Rp120 juta.
"Kita sudah mendatangi TKP dan memasang police line guna penyelidikan lebih lanjut," katanya.