Honda tampaknya ingin menegaskan bahwa UC3 bukan sekadar skuter listrik, melainkan kendaraan dengan karakter tersendiri yang bisa menjadi ikon di jalanan perkotaan.
Desain ini membuatnya terlihat berbeda dari motor listrik lain yang cenderung minimalis atau terlalu mirip dengan skuter bensin.
BACA JUGA:Mesin eSP+ Responsif, Honda PCX 160 Jadi Skutik Modern yang Efisien dan Stylish! Ini Spesifikasinya
Namun, ada sisi yang membuat UC3 terasa belum sepenuhnya inklusif. Hingga kini, motor ini belum tersedia di Indonesia, sehingga konsumen di tanah air hanya bisa menunggu jika Honda memutuskan untuk membawanya masuk.
Selain itu, harga yang cukup tinggi membuat UC3 lebih cocok untuk kalangan menengah ke atas, bukan untuk pasar massal yang membutuhkan kendaraan listrik terjangkau.
Meski begitu, kehadiran UC3 tetap penting karena menunjukkan arah baru Honda dalam menghadirkan kendaraan listrik yang tidak hanya fungsional, tetapi juga stylish dan berkelas.
Saat ini Honda UC3 belum resmi dipasarkan di Indonesia. Harga yang diumumkan oleh Honda untuk pasar Asia Tenggara (Thailand dan Vietnam) berada di kisaran Rp70–71 jutaan.
Jika masuk ke Indonesia, harga OTR kemungkinan akan lebih tinggi karena adanya biaya pajak, distribusi, dan regulasi lokal.
Secara keseluruhan, Honda UC3 adalah motor listrik yang berusaha mendefinisikan ulang arti mobilitas perkotaan.
Ia menggabungkan desain futuristik, teknologi pintar, baterai yang aman dan tahan lama, serta jarak tempuh yang kompetitif. Jika suatu saat hadir di Indonesia, UC3 berpotensi menjadi salah satu motor listrik paling menarik perhatian, terutama bagi mereka yang mencari kendaraan ramah lingkungan dengan sentuhan premium dan identitas kuat.