Kedua, RAM minimal 8 GB dengan manajemen memori yang rapi. Bukan sekadar angka besar, tapi optimasi sistem yang bikin multitasking tetap lancar.
BACA JUGA:iQoo Neo 10 Pro: HP Gaming Kelas Atas dengan Chipset Powerful dengan Layar Luas dan Besar!
Ketiga, layar minimal 120 Hz. Bukan buat pamer, tapi bikin game kompetitif terasa lebih responsif dan mata tidak cepat capek.
Keempat, baterai besar dengan efisiensi bagus. Mahasiswa butuh HP yang bisa dipakai seharian, dari kelas sampai malam tanpa panik cari colokan.
Di kelas harga terjangkau, ada beberapa tipe HP yang layak disebut paling aman buat mahasiswa.
HP pertama biasanya datang dari brand yang fokus ke performa stabil, bukan gimmick kamera. Chipsetnya mungkin bukan yang paling baru, tapi sudah teruji.
BACA JUGA:iQOO 13, HP Gaming Tanpa Lag dan Panas! Ini Spesifikasinya
Game populer seperti Mobile Legends, PUBG Mobile, Free Fire, dan Genshin Impact bisa jalan di setting menengah dengan FPS stabil.
HP kedua unggul di pendinginan. Meskipun desainnya sederhana, bagian dalamnya punya sistem thermal yang lebih niat dibanding pesaing di kelas harga sama. Cocok buat mahasiswa yang sering main lama sambil nongkrong atau di kos tanpa kipas tambahan.
HP ketiga biasanya punya layar bagus dan baterai besar. Performa gaming memang tidak paling kencang, tapi konsistensinya bikin nyaman. Tidak banyak frame drop dan suhu masih aman di tangan.
Intinya, HP gaming bajet paling aman bukan yang viral di awal, tapi yang performanya konsisten setelah dipakai berbulan bulan.
BACA JUGA:Ini Rekomendasi HP Gaming Kuat Libas Game Berat Plus Grafis Tinggi di Akhir Tahun 2025
BACA JUGA:Motorola Edge 60 Pro Turun Harga: Pilihan HP Gaming Tanpa Lag Terbaik 2025
Banyak mahasiswa beli HP cuma karena rekomendasi teman atau konten viral. Padahal kebutuhan tiap orang beda. Ada yang main game berat, ada yang cuma santai.