Bukan Jepang, Bukan Korea, Ini Alasan BYD Bisa Ngebut di Pasar EV Indonesia

Rabu 07-01-2026,09:46 WIB
Reporter : Tri
Editor : Wiwik

Dengan memenuhi syarat yang ditetapkan pemerintah, harga jual mobil listrik BYD menjadi semakin kompetitif di pasar.

Dari sisi distribusi dan layanan purna jual, BYD juga bergerak agresif sejak awal. Berdasarkan pernyataan resmi manajemen BYD Indonesia yang dikutip oleh media ekonomi nasional, pembangunan jaringan diler dan pusat servis dilakukan secara paralel dengan peluncuran produk. 

Kehadiran jaringan yang luas menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan pasar, terutama bagi konsumen yang baru pertama kali beralih ke mobil listrik. 

BACA JUGA:BYD Datang Belakangan, Tapi Langsung Jadi Raja Mobil Listrik di Indonesia Selama 2025

BACA JUGA:Sejumlah Fakta Motor Listrik VF-PMSM BYD, Torsi Kuat Pada Kecepatan Rendah Tapi Efisien Saat Tancap Gas

Akses servis yang mudah dan ketersediaan suku cadang menjadi pertimbangan krusial dalam keputusan pembelian.

Fenomena dominasi BYD mulai memengaruhi strategi merek merek lama. Berdasarkan analisis lembaga riset otomotif nasional, merek Jepang dan Korea kini menghadapi tantangan serius di segmen kendaraan listrik. 

Keunggulan reputasi tidak lagi cukup jika tidak dibarengi dengan harga kompetitif dan kesiapan teknologi. Konsumen semakin kritis dan cenderung membandingkan manfaat nyata yang ditawarkan setiap produk. 

Dalam situasi ini, BYD dinilai berhasil memanfaatkan celah pasar yang belum sepenuhnya diisi oleh pemain lama.

BACA JUGA:BYD Siapkan SUV Listrik Lebih Besar Yuan Max, Strategi Dongkrak Penjualan EV, Segmen Keluarga Harga Terjangkau

BACA JUGA:Kupas Teknologi Motor Listrik BYD VF-PMSM, Diklaim Lebih Efisien dan Tak Perlu Gonta-Ganti Baterai

Di sisi lain, keberhasilan BYD turut mempercepat pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. 

Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, peningkatan populasi mobil listrik beriringan dengan bertambahnya jumlah stasiun pengisian kendaraan listrik umum di berbagai daerah. 

Dengan semakin banyak mobil listrik di jalan, kepercayaan publik terhadap teknologi ini juga meningkat. Kondisi tersebut menciptakan efek berantai yang menguntungkan seluruh industri EV nasional.

Laju BYD di Indonesia menunjukkan bahwa peta persaingan otomotif sedang berubah. Dominasi Jepang dan Korea yang berlangsung lama kini mendapat tantangan nyata dari pemain baru dengan pendekatan berbeda. 

BACA JUGA:Shark 6 Mobil Pick-Up Truck Brand BYD yang Bukan EV Sepenuhnya Sebab Plug-in Hybrid

Kategori :