Bukan Hanya Murah, Ini Ternyata Alasan BYD Atto 1 Masih Diburu di 2026

Selasa 06-01-2026,08:02 WIB
Reporter : Tri
Editor : Wiwik

Mobil yang murah sekalipun akan sulit diburu jika dukungan servisnya terbatas. Dalam hal ini, Atto 1 mendapat keuntungan dari strategi ekspansi BYD yang agresif.

Menariknya, profil pengguna Atto 1 semakin meluas. Berdasarkan laporan tren otomotif nasional, mobil listrik kompak mulai digunakan tidak hanya oleh individu muda, tapi juga keluarga kecil, pelaku usaha mikro, hingga armada operasional ringan. 

Fleksibilitas fungsi ini membuat Atto 1 dipandang sebagai kendaraan serbaguna yang bisa diandalkan dalam berbagai situasi.

BACA JUGA:BYD Siapkan SUV Listrik Lebih Besar Yuan Max, Strategi Dongkrak Penjualan EV, Segmen Keluarga Harga Terjangkau

BACA JUGA:Kupas Teknologi Motor Listrik BYD VF-PMSM, Diklaim Lebih Efisien dan Tak Perlu Gonta-Ganti Baterai

Memasuki 2026, pasar mobil listrik Indonesia menunjukkan tanda kedewasaan. Konsumen tidak lagi sekadar terpukau oleh fitur futuristik atau layar besar. 

Berdasarkan analisis pasar yang dimuat media otomotif nasional, kendaraan yang sederhana, efisien, dan mudah digunakan justru cenderung lebih dicari. Atto 1 berada di jalur tersebut, menawarkan pengalaman berkendara yang fungsional tanpa banyak kompromi.

Jadi, alasan BYD Atto 1 masih diburu di 2026 bukan hanya karena murah. Mobil ini hadir dengan kombinasi ukuran yang pas, efisiensi energi, teknologi baterai yang dipercaya, biaya operasional rendah, serta dukungan ekosistem yang semakin matang. 

Di tengah pasar yang makin ramai, pendekatan realistis seperti ini justru menjadi nilai paling berharga.

Kategori :