Peringati HAB ke-80, ASN Kemenag Sumsel Diminta Kuasai Teknologi dan Responsif

Sabtu 03-01-2026,10:57 WIB
Reporter : Hetty
Editor : Hetty

PALEMBANG, SUMEKS.CO - Kakanwil Kemenag Sumsel, Syafitri Irwan, menjadi Pembina Upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama di halaman MAN 3 Palembang, Sabtu, 3 Januari 2026.

Membacakan sambutan Menteri Agama Nasaruddin Umar, Kakanwil menekankan pentingnya tema tahun ini, yaitu "Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju".

Tema tersebut menegaskan bahwa kerukunan bukan sekadar ketiadaan konflik, melainkan sebuah energi kebangsaan untuk menggerakkan kemajuan bangsa.

Dalam amanatnya, Kakanwil menyampaikan pesan mendalam Menag mengenai tantangan zaman di era Artificial Intelligence (AI) dan dunia yang penuh ketidakpastian (VUCA). 

BACA JUGA:Peduli Korban Bencana Sumatera, Kemenag Sumsel Berhasil Himpun Donasi Rp 1,7 Miliar

BACA JUGA:Lestarikan Warisan Budaya, Kemenag RI Gelar Ngaji Budaya dan Tradisi Islam di Palembang

ASN Kemenag diminta tidak hanya menjadi penonton dalam perkembangan teknologi.

"Kita harus memiliki kedaulatan AI. Jika dahulu para ulama mewarnai dunia melalui literasi di pusat peradaban seperti Baitul Hikmah, hari ini ASN Kemenag harus mewarnai substansi AI dengan konten keagamaan yang otoritatif, moderat, sejuk, dan mencerahkan," tegas Kakanwil mengutip amanat Menag.

Kakanwil menuturkan bahwa sepanjang tahun 2025, Kemenag terus memperkuat fondasi Kemenag Berdampak. Beberapa poin keberhasilan antara lain Transformasi Digital di mana layanan keagamaan yang kini lebih dekat, transparan, dan cepat melalui integrasi teknologi. Kemudian Kemandirian Ekonomi, yaitu pemberdayaan ekonomi melalui zakat, wakaf, dan dana kebajikan lainnya untuk mendorong kemandirian umat. 

Di Bidang Pendidikan, madrasah dan perguruan tinggi keagamaan kini sejajar, bahkan melampaui standar pendidikan umum. Lalu Kerukunan di mana implementasi program Desa Sadar Kerukunan yang membawa wacana toleransi langsung ke praktik hidup masyarakat.

BACA JUGA:280 PPPK Kemenag Sumsel Terima SK, Tertua 56 Tahun dan Termuda 22

BACA JUGA:Kemenag Sumsel Perkuat Tata Kelola ASN Melalui Sosialisasi KMA 1150 Tahun 2025

"Kita membuktikan bahwa semangat ini bukan sekadar slogan, melainkan kerja nyata yang hasilnya mulai dirasakan oleh umat. Semua ikhtiar ini menegaskan satu komitmen, setiap langkah dan kebijakan Kementerian Agama harus menghadirkan manfaat nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat bukan sekadar urusan administratif dan birokrasi," tegasnya.

Menutup sambutannya, Kakanwil mengajak seluruh ASN di lingkungan Kanwil Kemenag Sumsel untuk bertransformasi menjadi pribadi yang agile (lincah), adaptif terhadap teknologi, namun tetap menjaga integritas dan empati dalam melayani umat.

"Mari kita satukan tekad. Dengan penguasaan teknologi yang beretika, kita optimistis mampu mengantarkan Indonesia menuju masa depan yang damai, maju, dan bermartabat," pungkasnya.

Kategori :