SUMEKS.CO - Pasar mobil listrik Indonesia sedang mengalami perubahan besar yang tidak banyak diprediksi sejak awal.
Ketika merek-merek lama masih berhitung dan bergerak hati-hati, satu nama justru melaju cepat dan langsung mencuri perhatian di pasar mobil listrik.
-- Salah satu mobil listrik BYD --
BYD, pabrikan asal Tiongkok yang relatif baru di telinga konsumen Indonesia, tiba tiba muncul sebagai pemimpin penjualan mobil listrik nasional.
Kehadiran yang singkat namun agresif ini memunculkan satu pertanyaan menarik, bagaimana mungkin pemain baru bisa langsung menguasai pasar yang selama ini didominasi merek besar dengan sejarah panjang di industri otomotif.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo, penjualan mobil listrik berbasis baterai di Indonesia mengalami lonjakan signifikan sepanjang 2024 hingga 2025.
Di tengah pertumbuhan tersebut, BYD mencatatkan penjualan paling tinggi dibanding merek lain di segmen kendaraan listrik murni.
Dikutip dari laporan resmi Gaikindo, pangsa pasar BYD bahkan telah menembus lebih dari separuh total penjualan mobil listrik nasional dalam periode tertentu.
Angka ini membuat BYD berada di posisi puncak, mengungguli nama nama yang sebelumnya lebih dulu hadir di Indonesia.
Fenomena ini menjadi semakin menarik karena BYD tidak datang dengan narasi nostalgia atau warisan panjang seperti pabrikan Jepang dan Eropa. Strategi yang digunakan justru sangat praktis dan relevan dengan kondisi pasar domestik.
BACA JUGA:Mobil Listrik BYD Paling Laris di China Bakal Meluncur di Korea Pada Februari 2026
Berdasarkan sumber Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia saat ini sangat dipengaruhi oleh faktor harga, kesiapan produk, serta dukungan infrastruktur. BYD dinilai mampu menjawab ketiga aspek tersebut secara bersamaan dalam waktu singkat.